PEKANBARU - Sebagai fasilitator perpanjangan tangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri) membuka pendaftaran pindah memilih dengan pengurusan formulir A5.

Pengurusan formulir pindah memilih ini merupakan pendaftaran jilid II yang dibuka oleh BEM Unri. Menurut Menteri Sosial Politik BEM Unri Hafiz Ona mengatakan bahwa, pengadaan pengurusan formulir ini dilakukan karena banyaknya mahasiswa yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya dikarenakan perkuliahan yang sedang berlangsung serta waklu libur yang hanya satu hari dan lokasi kampung halaman yang cukup jauh. 

"Kemarin kita sudah buka pendaftaran Jilid I pada pertengahan Februari, namun karena banyak mahasiswa yang ingin ikut, maka kepengurusan ini kembali dibuka dengan Jilid II. Kemungkinan tidak ada perpanjangan lagi," kata Hafiz di sekretariat BEM Unri, Jumat (1/3/2019).

Ia juga mengatakan selama pendaftaran pada Jilid I  yang dibuka pada tanggal 13 Februari sampai 16 Februari 2019, tercatat ada 439 peserta yang mendaftar melalui BEM Unri. 

Ads
Selain itu, berbeda dengan pendaftaran Jilid I, pada kepengurusan pindah memilih ini BEM Unri bekerjasama dengan BEM Fakultas. Untuk pengumpulan berkasnya cukup menganta hardfile ke BEM Fakultas masing-masing. Berupa fotocopy KTP, Kartu Keluarga (KK). Kemudian melampirkan screenshot dan print bukti terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada laman lindungihakpilihmu.kpu.go.id, Terakhir melampirkan alamat domisili di Pekanbaru.

Untuk batas waktunya pengumpulan berkas ini dimulai pada tanggal 1 Maret - 4 Maret 2019, sedangkan untuk penyerahan Berkas dari BEM Fakultas ke BEM Unri paling lama pukul 12.00 WIB, dan penyerahan kepada KPU Pekanbaru.

Hafiz berharap dengan adanya perpanjangan tangan KPU yang diadakan oleh BEM Unri dalam pengurusan formulir pindah memilih. Tidak adalagi mahasiswa yang tidak menggunakan hak pilihnya dengan alasan jauh dari tempat tingal. Ia juga menambahkan untuk kepengurusan perpindahan lebih difokuskan kepada mahasiswa Unri.  ***