PEKANBARU – Akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Pekanbaru tadi malam, diperkirakan sekitar 500 meter lebih ruas Jalan Kamboja di Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Bina Widya, hingga sore ini masih terendam banjir setinggi betis orang dewasa.

"Tadi malam airnya bahkan sampai tinggi lutut kita ini Bang. Ini sekarang sedikit surut airnya. Jalan ini kan sudah langganan banjir dari dulunya, kalau sudah hujan pasti jalan ini terendam banjir. Tapi tadi malam lebih parah Bang, air sampai masuk ke dalam kedai sebelah tu. Parit semua penuh air, air tak bisa lari lagi ke mana," kata Mas Eko, pedagang makanan di simpang Jalan Kamboja, Sabtu (26/4/2025) sore.

Pantauan GoRiau di lokasi, meski jalan akses dari Jalan Garuda Sakti Kilometer 2 ke Jalan Bangau Sakti ini terendam banjir, namun sejumlah pengendara motor dari arah Jalan Bangau Sakti tetap memaksakan lewat dengan hati-hati karena badan jalan yang terendam banjir juga banyak lubang yang dalam.

Sementara sejumlah pengendara motor yang datang dari arah Jalan Garuda Sakti, sebagian besar memilih mundur untuk tidak menerobos banjir dan terus melanjutkan jalannya mencari ruas jalan yang tidak terendam banjir.

"Sudah terlanjur masuk (ke Jalan Kamboja) Bang. Malas mutar balik, terobos saja, tapi pelan-pelan saja karena juga banyak lubang di badan jalannya tu," ujar Fitri, seorang mahasiswa yang lewat kepada GoRiau.

Tak hanya banjir di Jalan Kamboja, dari pantauan GoRiau sore ini, parit utama sepanjang Jalan Garuda Sakti Kilometer 1,5 dan Kilometer 2 juga penuh air. Akibatnya, air parit utama Jalan Garuda Sakti meluber hingga masuk ke parit-parit sekunder di sejumlah ruas jalan di sepanjang Jalan Garuda Sakti.

"Air dari Jalan Teladan tak bisa lagi masuk ke parit Garuda Sakti karena sekarang posisi air di parit Garuda Sakti lebih tinggi dari parit sini. Malah air parit Garuda Sakti itu sekarang yang lari ke arah perumahan di Jalan Teladan," kata Bayu, seorang warga sekitar. ***