SELATPANJANG, GORIAU.COM - Setelah muncul di pemberitaan beberapa media, akhirnya Suknia bayi berusia 5 bulan penderita penyumbatan saluran empedu dan gangguan hati mendapat perhatian banyak pihak. Bahkan, dalam waktu dekat ini anak dari pasangan Sukriyah (ayah) dan Alaina (Ibu) warga Jalan Hidayah Alah Air Timur, Selatpanjang itu akan dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.


"Kalau di sini (Kabupaten, red) tidak mungkin, Provinsi saja sudah angkat tangan, satu-satunya cara kita akan mengupayakanya ke RSCM Jakarta," ujar Bupati saat menjenguk Suknia di rumahnya Jalan Hidayah Alah Air Timur, Selatpanjang, Selasa (17/3/2015).
Menurut Bupati, dengan merujuk ke RSCM disamping akan mendapat perawatan optimal, Bupati berharap Suknia mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Suknia merupakan balita buah hati dari pasangan Sukriyah (ayah) dan Alaina ( Ibu) warga Jalan Hidayah Alah Air Timur, Selatpanjang. Balita malang ini penderita penyakit langka gangguan hati dan penyumbatan saluran empedu, tercatat dari 250 juta penduduk Indonesia hanya 15 orang saja yang menderita penyakit serupa dan kebanyakan dari penderita tak tertolong.
Dari keterangan Sukriyah ayah dari Suknia kepada Bupati, segala upaya telah dilakukan oleh pihak keluarga untuk mengobati buah hatinya, terakhir Suknia mendapat perawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, namun karena keterbatasan alat medis RSUD Arifin Achmad meminta kapada pihak keluarga untuk membawa ke Rumah Sakit yang lebih canggih.
"Kata pihak rumah sakit anak saya harus segera dioperasi Transplantasi Hati, tapi setahu saya biayanya bisa miliaran, dan juga harus ada pendonor," ujar Sukriyah pasrah.
Sukriyah mengaku ikhlas apapun yang akan terjadi pada anaknya, namun sepanjang Suknia masih bernafas ia akan tetap berusaha untuk mengobati, iapun sangat berharap uluran tangan dari berbagai pihak untuk membantu pengobatan Suknia. "Saya pasrah pak Bupati, kalau ada yang mau membawa anak saya bawalah, tolong bantulah anak saya,"ucap Sukriyah lirih.
Saat ini Bupati akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk merujuk Suknia k RS Cipto Jakarta, untuk tahap awal Bupati menyerahkan bantuan bantuan kepada pihak keluarga yang diterima langsung oleh Sukriyah, berupa uang kepada pihak keluarga, bantuan berasal dari sumbangan para CPNS, PNS, Bagian Kesra dan Pribadi Bupati.(zal)