PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru menaruh perhatian besar terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun 2026 yang saat ini tengah dijalankan oleh Badan Pusat Statistik. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif mendukung proses pendataan tersebut demi mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang lebih akurat dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Agung menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru di kediaman dinasnya, Kamis (18/6/2026). Dalam pertemuan itu, ia menekankan bahwa data yang dikumpulkan petugas sensus menjadi instrumen vital bagi pemerintah dalam merumuskan setiap kebijakan strategis, terutama yang berkaitan dengan penguatan ekonomi kerakyatan.

"Contohnya hari ini, yang sudah dilakukan triwulan I tentang pendataan pertumbuhan ekonomi. Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi di Pekanbaru di triwulan I hampir delapan persen. Ini memberikan optimis kita tentang beberapa program yang telah diberikan Pemko," jelas Agung.

Data statistik ini diakui sebagai alat ukur efektivitas berbagai kebijakan pro-rakyat yang telah diimplementasikan, mulai dari penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan hingga penyesuaian biaya parkir. Kebijakan-kebijakan tersebut terbukti mampu menstimulasi daya beli dan meningkatkan aktivitas belanja masyarakat di ibu kota Provinsi Riau ini.

Pemerintah kota pun berkomitmen menggunakan hasil sensus sebagai basis pemetaan kebutuhan wilayah yang lebih presisi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menyambut kedatangan petugas sensus dengan terbuka dan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Saya mengimbau masyarakat agar dapat menerima tim dari BPS yang datang ke rumah-rumah untuk melakukan sensus ekonomi. Berikan data dengan sesuai kondisi yang ada," tegasnya.

Dukungan warga dalam memberikan data yang jujur sangat krusial bagi pemerintah dalam merancang program aksi masa depan. Dengan basis data yang solid, pemerintah kota dapat memastikan setiap anggaran dan program yang digulirkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.***