PEKANBARU, GORIAU.COM - Cabang Tinju Riau dipaksa pulang tanpa medali emas pada Kejurnas Sarung Tinju Emas (STE) yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara, 19-22 Oktober 2013. Dua petinju Riau yang diharapkan pada semifinal, Selasa (22/10/2013) gagal melangkah ke babak selanjutnya.
Mereka diantaranya Zeki Rezeki kelas 46 yang kalah saat menantang Jon Engkeng dari DKI Jakarta, kemudian Roberto Emando kelas 49 kg kalah berhadapan dengan Ferdinan Kase dari NTT. Pelatih Tinju Riau, Darman Hutahuruk, mengklaim bahwa kedua petinjunya tersebut dicurangi.
"Kami merasa dirugikan oleh hakim pemimpin pertandingan, banyak pukulan Zeki yang sudah nyata masuk namun tidak ada dalam hitungan, sementara poin malah untuk sang lawan. Hal yang sama juga terjadi pada Roberto," terang Darman kepada GoRiau.com, usai pertandingan, Selasa (22/10/2013).
Diakui Darman, perhitungan poin yang dipakai masih bersifat manual, sehingga jika memang ada niat kecurangan akan semakin mudah dilakukan. Selain itu juga, kata Darman, tentunya penilaian secara manual juga tidak bisa dipercaya seratus persen.
"Bisa saja ada yang terlewatkan, atau memang dari awal sudah niat dicurangi. Kita sudah protes kepada hakim yang memimpin, namun bagaimanapun keputusan tidak bisa dirubah," lanjut Darman.
Dengan hasil tersebut, Riau otomatis gagal membawa medali emas dari STE tahun ini dan hanya merengkuh tiga medali perak yang masing-masing disumbangkan Zeki Rezeki, Roberto Emando dan Vivit Nova. "Kita tahu mereka sudah memberikan yang terbaik, dan kita juga tahu siapa yang pantas menang dan kalah," tandas Darman.(tri)


