PEKANBARU - Tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Pulau Sumatera terpantau meningkat tajam. Berdasarkan pembaruan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (25/8/2026) malam, ribuan titik panas terdeteksi menyebar di berbagai provinsi.

"Berdasarkan pembaruan data pukul 23.00 WIB, terdeteksi 2.787 titik panas di wilayah Sumatera," beber Forecaster On Duty BMKG, Bella R. Adelia.

Sebaran Titik Panas di Sumatera

Berdasarkan rilis resmi tersebut, Provinsi Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan kemunculan titik panas terbanyak yang mendominasi data satelit.

"Sebaran terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 1.551 titik," rincinya lebih lanjut.

Selain Sumatera Selatan, distribusi titik panas turut terpantau meluas ke beberapa provinsi tetangga. Berikut rincian provinsi dengan temuan titik panas tertinggi di Sumatera:

  • Sumatera Selatan: 1.551 titik
  • Riau: 447 titik
  • Jambi: 361 titik
  • Lampung: 172 titik
  • Kepulauan Riau: 71 titik

Pelalawan dan Inhil Dominasi Riau

Khusus untuk Provinsi Riau, angka titik panas menyentuh 447 titik yang tersebar hampir di seluruh kabupaten dan kota. Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir (Inhil) menjadi daerah penyumbang terbanyak.

Di wilayah Kabupaten Pelalawan, radar BMKG menangkap sebanyak 174 titik panas, disusul Kabupaten Indragiri Hilir dengan 159 titik. Sementara itu, wilayah Kabupaten Bengkalis mencatatkan 40 titik panas, Indragiri Hulu 29 titik, dan Kampar 14 titik.

Angka sebaran yang lebih kecil terpantau di Kabupaten Rokan Hilir (9 titik), Rokan Hulu (7 titik), Siak (6 titik), Kota Pekanbaru (5 titik), Kepulauan Meranti (3 titik), dan Kuantan Singingi (1 titik). ***