PEKANBARU, GORIAU.COM - Nasib malang dialami SM, seorang pemuda yang bekerja sebagai teknisi pada salah satu tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau. Gara-gara menabrak trotoar di Jalan Sudirman Pekanbaru, SM akhirnya kedapatan sedang membawa ekstasi.


Saat itu SM terkapar di jalan dan harus dibawa ke rumah sakit akibat kecelakaan tunggal setelah menabrak trotoar di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Mega Rasa, Pekanbaru, Riau Selasa (30/7/2013) dini hari. Saat dirawat, di dalam katong SM ditemukan belasan butir pil ekstasi dan uang mencapai Rp 8 juta.


Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar melalui Kasat Lantas, Kompol M Mustofa SIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal ini.


"Dia saat ini masih dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Dugaan sementara, korban berada di bawah pengaruh obat-obatan saat kecelakaan itu," ujar Mustofa, Rabu (31/7/2013).


Dijelaskan Kasat Lantas, saat itu korban menggunakan sepeda motor Mio warna merah. Korban diperkirakan dalam kecepatan tinggi, hingga tak bisa mengendalikan sepeda motor yang dikendarainya dan tak terelakkan menabrak trotoar. Kondisi korban yang cukup parah membuat warga sekitar segera melarikannya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.


"Tim medis rumah sakit yang merawat terkejut ketika mendapati ekstasi 11 butir dan uang Rp 8 juta dari dalam sakunya. Selain itu didapati pula tiga lempeng obat ilegal lainnya," urai Kasat Lantas.


Penanganan ke depan atas kecelakaan lalu lintas ini, dijelaskan Mustofa, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru.


"Setelah ia dalam kondisi yang membaik, penanganan akan dilakukan Sat Res Narkoba," terangnya. ***