SIAK - Ribuan peserta yang terdiri dari remaja masjid, santri, pelajar, hingga masyarakat umum bersiap memadati kawasan peninggalan sejarah kesultanan. Mereka bakal memeriahkan tradisi pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada 16 Juni 2026 mendatang.

Kepastian partisipasi generasi muda ini disampaikan oleh Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Siak, Muhamad Tarmizi usai menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah daerah di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Kamis (11/6/2026).

Momentum Dekatkan Pemuda ke Masjid

Bagi pengurus pemuda masjid, kegiatan berjalan kaki membawa cahaya obor ini memiliki filosofi mendalam. Agenda ini dirancang khusus untuk membentengi generasi penerus dari pengaruh negatif melalui penguatan nilai-nilai religius.

"Pawai obor ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak generasi muda mencintai masjid, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW," ungkap Muhamad Tarmizi.

BKPRMI memastikan seluruh elemen organisasi kepemudaan Islam, majelis taklim, dan perwakilan sekolah akan turun ke jalan bersama-sama mempererat tali persaudaraan sesama umat Islam.

Rute Ikonik Keliling Istana

Untuk menambah daya tarik dan semarak syiar, panitia sengaja memilih jalur yang sarat akan nilai sejarah serta budaya Melayu. Pemilihan rute ini sekaligus mengukuhkan identitas Siak sebagai daerah yang menjunjung tinggi pedoman agamis.

Adapun rute yang disepakati untuk dilewati iring-iringan obor meliputi:

  • Titik Kumpul Awal: Seluruh peserta bersiap di kawasan depan Istana Siak.
  • Rute Perjalanan: Iring-iringan berjalan melintasi sejumlah ruas jalan utama dan mengelilingi kawasan Istana Siak.
  • Titik Akhir: Pawai akan membubarkan diri secara tertib di Lapangan Siak Bermadah.

Berpusatnya kegiatan di ikon pariwisata Riau ini diharapkan dapat menyedot perhatian warga dan menjadi pemandangan indah yang merepresentasikan kekompakan masyarakat. ***