PADANG - Seorang pria bertato terekam CCTV menguras habis isi kotak infak di Masjid Mukminin, Jalan Alang Laweh, Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Dikutip dari tribunpadang.com, Ketua Masjid Mukminin, Zulheri (65) mengatakan, peristiwa ini terjadi pada hari Senin (6/5/2019) malam, pukul 23.46 WIB.

Aksi pria tersebut terekam oleh kamera CCTV masjid. Terlihat, pria tersebut mengambil uang yang ada dalam kotak infak.

"Pertama-tama, ia terlihat di dalam CCTV menggunakan topi merah dan bertato. Pelaku ini memakai baju putih dan menyandang kain sarung saat melakukan aksinya," ujarnya.

Ads
Pelaku masuk lewat pintu sebelah kiri dari masjid, dan mencongkel pintu masjid.

"Sekarang masih ada bekas congkelan di pintu mesjid ini, dan sebelumnya pintu ini tidak bisa tertutup, sekarang tidak," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa pelaku sempat duduk di depan masjid dan terlihat sedang menggunakan handphone.

"Setelah itu masuk dengan mencongkel pintu, dengan menggunakan alat seperti obeng," katanya.

Dijelaskannya, bahwa pelaku masuk ke dalam masjid yang pada waktu itu dalam keadaan kosong.

"Saat itu pengawas masjid sedang keluar membeli minuman, dan pelaku seperti sudah mengetahui gerak-gerik dari pengawas masjid," ujarnya.

Ia menjelaskan, diduga telah mengintai pengawas masjid karena saat pengawas masjid keluar, pelaku datang untuk melancarkan aksinya.

"Kejadian ini setelah salat tarawih, yang mana saat pelaku masuk ia sempat menggeser kotak infak ke dekat pintu ia pertama masuk.

Pelaku mengambil isi kotak infak dengan cara merusaknya dengan mencongkelnya," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa pelaku mengeluarkan isi kotak infak, dan memasukkannya ke dalam kantong kresek warna hitam.

"Ia sangat cepat mengambil semua uang itu, dan langsung keluar melalui pintu saat ia masuk," katanya.

Ia menjelaskan, pada waktu itu pelaku selesai melakukan aksinya pada pukul 00.56 WIB.

Kejadian ini diketahui pada waktu subuh yaitu sekitar pukul 03.30 WIB.

"Saat pengawas masjid mengtahui bahwa kotak infak ada yang merusak dan mengambil isinya, ia langsung malaporkan kejadian ini kepada saya," katanya.

Kepadanya dijelaskan oleh pengawas masjid, bahwa kotak infak telah dirusak oleh orang.

Jadi, ia dan pengawas masjid langsung menuju masjid untuk memastikan apakah benar ada orang yang tidak dikenal merusak kotak infak dan mengambil isinya.

Ia menjelaskan, pada pagi itu, ia bersama pengawas masjid langsung ke lantai dua masjid, karena di sana ada CCTV.

Dari sanalah ia mengetahui bahwa kotak infak telah diambil oleh orang yang tidak dikenal.

"Jumlah uang yang ada di dalam kotak infak ini sekitar Rp650 ribu lebih kurang.

Beruntung kotak infak ini telah kami keluarkan isinya pada hari Jumat sebelumnya," katanya.

Dijelaskannya, bahwa pengurus masjid selalu mengeluarkan isi kotak infak setiap pekan yaitu pada hari Jumat.

Sehingga, isinya tidak terlalu banyak saat di ambil oleh pelaku.

"Karena kami adalah pengurus baru, dan selama kami menjadi pengurus baru sekali ini kejadiannya.

Tapi dulu juga pernah terjadi, tapi saat itu bukan kami pengurusnya," jawabnya.

Riki Algusri (25), Pengawas Masjid mengatakan, bahwa pelaku bukanlah orang yang tinggal di sekitar mesjid, dan kejadian ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Dia datang dengan jalan kaki, dan saat pergi ia juga jalan kaki. Orang ini sangat nekat sekali, dan ia ada tato," kata Nasrul, seorang warga. ***