PEKANBARU – Tim medis RSUD Arifin Achmad Pekanbaru kembali menorehkan prestasi di dunia layanan kesehatan. Sebuah paku sepanjang dua inci berhasil dikeluarkan dari paru-paru seorang pasien asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tanpa tindakan operasi.

Penanganan dilakukan dengan metode Advanced Laryngoscopy, sebuah teknik medis canggih yang minim risiko dan tanpa sayatan. Pasien sebelumnya dirujuk dari RSUD Inhil, Selasa (3/2/2026), dengan kondisi yang terbilang serius karena paku tersebut sudah berada di dalam tubuh sejak 26 Januari 2026.

Dokter spesialis paru RSUD Arifin Achmad, Nori Purnama, SpP, Rabu (4/2/2026) menjelaskan, tindakan cepat harus diambil mengingat benda asing tersebut sudah mendekam selama sembilan hari di dalam paru-paru pasien.

"Pasien langsung kami tangani karena khawatir paku sudah mulai berkarat. Semakin lama dibiarkan, risikonya semakin besar bagi paru dan organ vital lainnya," ujar Nori kepada GoRiau.com.

Nori menyebutkan bahwa kasus benda asing berupa paku yang masuk hingga ke paru-paru merupakan yang pertama terjadi di Provinsi Riau. Meski demikian, tim medis RSUD Arifin Achmad memiliki modal pengalaman dalam menangani kasus serupa, seperti evakuasi jarum pentul di tenggorokan.

"Pengalaman tersebut sangat membantu, sehingga penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat tanpa operasi," tambahnya.

Direktur RSUD Arifin Achmad, Yusi Prastiningsih, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak membiasakan diri meletakkan benda tajam maupun tumpul di mulut. Ia menilai pencapaian ini membuktikan bahwa RSUD Arifin Achmad telah memiliki teknologi penanganan yang efektif.

"Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Namun, dari sisi layanan, ini menjadi pencapaian penting karena RSUD Arifin Achmad kini memiliki metode penanganan yang efektif tanpa operasi," kata Yusi.

Yusi berharap kasus ini menjadi yang pertama sekaligus terakhir di Riau. Ia menegaskan komitmen rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Riau tersebut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. ***