BANGKINANG - PT Persero PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bangkinang sampaikan himbauan kepada masyarakat maupun instansi yang ada di Kabupaten Kampar agar tak memasang umbul-umbul yang dapat mengganggu jaringan listrik, Selasa (13/8/2019).

Karena menurut pihak PLN ini, salah satu penyebab membuat mati lampu mendadak karena umbul-umbul ataupun reklame dan spanduk yang berdekatan dengan jaringan listrik tersebut.

"Kita menghimbau kepada masyakarat atau instansi yang ada di Kampar tidak memasang umbul-umbul, reklame dan spanduk yang berdekatan dengan jaringan PLN. Karena ini memperhatikan tingkat keamanan untuk jaringan listrik kita,'' pesan Manager PLN ULP Bangkinang, Asmardi yang didampingi Pejabat Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Keamanan lingkungan, Aswendi.

Ia mengingatkan, jika memasang umbul-umbul setidaknya sesuai dengan peraturan yang diterapkan oleh pemerintah melalui PT PLN, yaitu dengan berjarak lebih kurang dua setengah meter dari posisi kiri kanan. Dan dihindari dari pemasangan jaringan saluran tegangan menengah.

Ads
"Himbauannya ini memang dari pusat, dan itu sudah menyeluruh kepada seluruh PLN nusantara ini. Tujuannya agar kita sama-sama memperhatikan, serta mewaspadai cara titik pemasangan seperti umbul-umbul, reklame, antena tv dan spanduk dalam rangka HUT RI nanti," ujar Asmardi.

Sementara itu Pejabat Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Keamanan Lingkungan PLN ULP Bangkinang, Aswendi mengajak masyarakat Kampar untuk sama-sama membudayakan keselamatan, kesehatan kerja dan keamanan lingkungan di sisi jaringan PLN, baik itu dari perilaku dan tindakan. Sehingga bisa terhindar dari potensi bahaya yang sudah di kategorikan sesuai dengan kondisi di lapangan yang telah ditentukan oleh pihak PLN.

''Muda-mudahan kita semua lapisan masyarakat maupun instansi terkait, agar sama-sama mendukung dan memperhatikan hal yang menjadi ketentuan oleh pihak PLN, melalui dasar hukum yang ada. Sehingga tidak ada terjadinya kecelakaan atau insiden yang membahayakan bagi kita semua,'' ulasnya.

Dan ia menjelaskan, bahwa himbauan yang disampaikan oleh Manager PLN ULP Bangkinang diatas mengacu kepada peraturan Direksi PT PLN ( Persero) Nomor: 0252.P/DIR/2016, tentang pedoman keselamatan umum di lingkungan PT PLN (Persero).

''Sebab dalam hal ini mengacu kepada ketentuan umum di poin 8 dan poin 18. Diantaranya adalah, pertama kondisi berbahaya (unsafe condition) suatu kondisi tidak aman dan berbahaya bagi tenaga kerja. Dan masyarakat umum di tempat kerja, instalasi tenaga listrik, dan bangunan, sarana serta prasarana.

"Poin 18 perilaku berbahaya (unsafe act) tindakan atau prilaku tidak aman dan berbahaya dari pekerja maupun masyarakat umum yang dilatarbelakangi oleh faktor internal. Seperti sikap dan tingkah laku yang tidak aman, kurang pengetahuan, keterampilan dan cacat tubuh yang tidak terlihat, serta kelelahan," sebut Aswendi. ***