TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) telah meluncurkan aplikasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Pidada Inhil).

Peluncuran aplikasi online ini sebagai bentuk upaya pemerintah dalam memberikan kemudahan layanan pembayaran pajak daerah bagi masyarakat.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Indragiri Hilir, Fadillah mengatakan dengan adanya aplikasi diharapkan tidak ada lagi wajib pajak yang tidak mau membayar pajak daerah.

Aplikasi Pidada Inhil akan berpengaruh pada peningkatan penerimaan Pendapat Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah.

“Aplikasi Pidada Inhil yang berbasis online ini diluncurkan untuk memberikan harapan pada peningkatan penerimaan pajak daerah dan memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam membayar pajak daerah. Jadi tak ada alasan tidak mau pergi ke bank,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Fadillah, aplikasi Pidada Inhil diharapkan mampu meningkatkan tata kelola keuangan yang baik, akuntabel dan transparan.

Terwujudnya aplikasi ini tak lepas dari kerjasama dan dukungan antar lembaga keuangan seperti Bank Indonesia (BI), Bank Riau Kepri (BRK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang didalamnya terdapat virtual account, ID billing dan QRIS Bank Riau Kepri.

“Kini wajib pajak lebih mudah menunaikan kewajiban perpajakannya dan kita berharap mereka lebih termotivasi membayar pajak daerah sebelum masa jatuh tempo melalui aplikasi Pidada Inhil ini," paparnya.

Menurutnya, keberadaan aplikasi ini akan memudahkan Bapenda untuk mengetahui, sebagai alat monitor capaian penerimaan pajak daerah.

"Kemudahan yang diberikan melalui layanan pembayaran pajak daerah secara online ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan penerimaan pajak daerah untuk mencapai target yang ditetapkan," pungkas Fadillah, Senin (8/8/2022).***