PEKANBARU - Aparat kepolisian dari Polresta Pekanbaru menggelar patroli besar-besaran di lokasi rawan balap liar (Bali) dan Streat Crime (kejahatan jalanan) yang ada di Kota Pekanbaru.

Pantauan GoRiau, patroli dilakukan oleh ratusan personel Polresta Pekanbaru dan Polsek juga termasuk Polisi Militer TNI, Sabtu (11/9/2021) malam hingga hari Minggu (12/9/2021) dini hari. 

GoRiau Kapolresta Pekanbaru saat diwa
Kapolresta Pekanbaru saat diwawancarai usai melakukan patroli C3 dan balap liar. (foto: rizki ganda sitinjak)

Patroli berskala besar itu dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi, didampingi Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Hengky Poerwanto.

“Hari ini kita melakukan patroli antisipasi balap liar dan streat crime. Jadi ini adalah jawaban yang kami berikan atas keresahan masyarakat terkait balap liar dan curas atau jambret, walaupun data kami tidak terlalu banyak, dan sudah ada yang kami ungkap. Namun ini adalah keresahan masyarakat, tetap harus kita tindaklanjuti karena itu adalah kewajiban kami,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi kepada GoRiau, usai melaksanakan patroli.

Dari hasil patroli tersebut, tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar, maupun kejahatan jalanan yang terjadi. Namun ada beberapa remaja yang ditemukan kumpul-kumpul menggunakan motor.

Karena dikhawatirkan para remaja tersebut akan melakukan hal yang tidak-tidak karena waktu juga sudah tidak tepat, maka tim patroli langsung membubarkan para remaja itu, dan menyuruhnya pulang.

“Alhamdulilah untuk malam ini kami sudah keliling tadi, nihil untuk balapan liar. Ada beberapa anak muda yang kami temukan berkumpul menggunakan sepeda motor, langsung kami bubarkan, karena sudah pukul 00.00 WIB juga. Curat, jambret, curanmor, Alhamdulilah juga belum adak ditemukan,” lanjutnya.

Selain melakukan patroli, Polresta Pekanbaru juga mengerahkan Polsek-polsek jajaran untuk menempatkan personel kepolisian untuk berjaga di titik-titik rawan C3 maupun balap liar.

“Jadi kita sudah bagi cara bertindaknya, polsek-polsek di wilayahnya masing-masing memetakan sendiri dimana lokasi yang rawan curanmor, curas, maupun curat, jadi di sana ditempatkan personel sesuai spot-spot dan jam-jam rawan,” beber Pria Budi.

Terakhir kata perwira menengah dengan melati tiga dipundaknya itu menyampaikan, kegiatan seperti ini akan dilakukan secara konsisten agar Kota Pekanbaru menjadi tempat yang aman dan nyaman jauh dari kejahatan.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan, agar tidak ada lagi masyarakat yang resah, kami senantiasa berupaya keras untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan di wilayah hukum Polresta Pekanbaru,” tutup Pria Budi. ***