SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Kendati dinilai berhasil menjalankan program pembangunan selama menjabat Bupati Siak sejak tahun 2011 lalu, namun Syamsuar masih belum puas terhadap semua capaian tersebut.

Saat ditanya tentang visi misi yang belum tercapai, usai menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD Siak dengan agenda HUT ke-16 Kabupaten Siak, Senin (12/10/2015), kepada GoRiau.com, Syamsuar mengaku keinginannya untuk menjadikan masyarakat Siak yang sepenuhnya agamis belum maksimal terwujud.

"Ini yang sulit, membentuk karakter manusia. Saya berkeinginan agar warga Siak yang agamis. Apapun agamanya, tak masalah, tapi mereka taat kepada ajaran agamanya itu. Menciptakan masyarakat yang agamis ini, yang belum maksimal terwujud sampai saat ini," kata Syamsuar.

Bukti terciptanya masyarakat agamis, lanjut Bupati, akan terlihat dari sikap dan tingkah laku masyarakatnya. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya tindakan kriminal, pelecahan seksual dan kejahatan lainnya yang dapat merugikan orang lain. Jika visi mewujudkan masyarakat Siak yang agamis ini terwujud, tentu tercipta kedamaian dan ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Selama ini, kita sudah berupaya mewujudkan hal itu, tapi sepertinya belum maksimal. Memang membentuk karakter manusia itu sangat sulit, tidak seperti kita membangun gedung, jalan atau jembatan yang bersifat fisik," jelasnya.

Terkait masih adanya sejumlah desa di Siak yang belum menikmati listrik, air bersih dan pembangunan jalan di pedesaan, kata Syamsuar, semua masalah itu sudah menjadi program prioritasnya ke depan.

"Kalau masalah itu, tentu tak mungkin semuanya selesai, itu bertahap, lagi pula selama 4 tahun saya menjadi bupati, program pembangunan itu terus kita laksanakan. Kalau itu masalah waktu saja, tapi membentuk karakter masyarakat Siak yang agamis, sehingga mencerminkan budaya Melayu, ini yang belum sepenuhnya terwujud," tutup Syamsuar.(nal)