JAKARTA -- Pada momen hari raya Idul Adha, hampir semua orang di negara yang penduduknya mayoritas Muslim akan mengonsumsi olahan daging sapi, domba dan atau kambing.

Mengonsumsi daging dalam jumlah banyak, bagi sebagian orang bisa memicu melonjaknya kolesterol. Namun jangan khawatir, dikutip dari detikhealth, 5 jenis minuman berikut ini bisa menurunkan kolesterol.

1. Teh hijau

Teh hijau bukan hanya membantu mengontrol berat badan dan menjaga badan agar tetap langsing ideal. Kandungan antioksidan dalam teh hijau juga terbukti ampuh menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

Dilansir dari Medical News Today (19/7) teh hijau mengandung katekin yakni senyawa antioksidan yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan kadar kolesterol total. Teh hijau juga mengandung antioksidan epigallocatechin-3-gallate (EGCG). Salah satu manfaat dari kandungan tersebut adalah melindungi organ hati dari makanan berlemak.

Teh hijau bisa ditemui dengan mudah di pasaran. Ada yang berupa teh celup atau teh daun. Cara mengonsumsinya juga gampang, cukup seduh teh hijau dengan air hangat lalu minum tanpa tambahan apapun. Aroma teh hijau yang harum juga memberi efek rileks pada tubuh.

2. Teh hitam

Tak hanya teh hijau yang bermanfaat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Kamu juga bisa mengandalkan teh hitam yang lebih mudah dijumpai dan jadi teh konsumsi mayoritas orang Indonesia.

Kandungan theaflavins dalam teh hitam dapat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah dari pembentukan plak lemak yang dapat menyebabkan serangan jantung. Theaflavins pun teruji dapat menurunkan kadar kolesterol.

Pastikan untuk mengonsumsi teh hitam secara alami tanpa tambahan gula atau bahan lainnya. Atau bikin teh hitam tubruk dan nikmati sebagai teh pahit.

3. Susu kedelai

Kacang kedelai merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung lemak jenuh dalam kadar rendah. Susu kedelai kerap dijadikan alternatif pengganti krim atau susu berlemak dengan tujuan mengontrol kadar kolesterol.

Dilansir dari Healthline (19/7) The Food and Drug Administration (FDA) telah merekomendasikan untuk mengonsumsi 25 gram protein kedelai setiap hari. Cara ini sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke yang disebabkan kolesterol tinggi.

4. Minuman cokelat

Kakao murni mengandung flavanol yakni antioksidan yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Sebuah studi yang dilakukan pada 2015 lalu menunjukkan konsumsi minuman yang mengandung flavanol kakao dua kali sehari selama 1 bulan, dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik.

Kakao juga mengandung asam lemak tak jenuh tunggal tinggi yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Meskipun rasanya pahit, kakao murni mengandung banyak manfaat kesehatan lainnya, termasuk memberi efek perasaan bahagia.

5. Jamu kunyit asem

Jamu tradisional juga bisa diandalkan untuk menurunkan kadar kolesterol, salah satunya jamu kunyit asem. Kandungan curcumin dalam kunyit berperan sebagai antiinflamasi atau peradangan.

Curcumin juga sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Konsumsi jamu kunyit asem secara rutin sebagai langkah pencegahan lonjakan kolesterol dalam darah. Jamu ini juga memberi efek segar pada badan.***