SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak menjalani tahapan wawancara Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 bersama tim evaluator Badan Pusat Statistik (BPS). Kegiatan yang berlangsung secara daring dari Ruang Bandar Siak, Kantor Bupati Siak, Senin (20/7/2026), ini bertujuan mengukur tingkat kematangan tata kelola penyelenggaraan statistik di daerah guna mendukung implementasi Satu Data Indonesia.

Mewakili Bupati Siak, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Tri Handro Pramono menegaskan bahwa tahapan evaluasi ini memiliki fungsi strategis bagi pembangunan daerah. "Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral bukan hanya sekadar proses penilaian, melainkan sarana untuk mengukur sejauh mana tata kelola statistik sektoral telah dilaksanakan secara baik, terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan," jelasnya.

Menurut Tri Handro, hasil penilaian BPS nantinya akan menjadi pijakan kuat bagi Pemerintah Kabupaten Siak untuk terus memperbaiki sistem pendataan. Tujuannya adalah menghasilkan informasi yang mutakhir, akurat, terpadu, dan mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Ia mengingatkan bahwa data yang valid merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan publik yang tepat sasaran. "Komitmen seluruh perangkat daerah sebagai produsen data menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral. Tanpa data yang berkualitas, kebijakan yang dihasilkan tidak akan optimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas instansi. Hal ini mencakup upaya peningkatan kualitas metadata, pemanfaatan aplikasi berbagi pakai, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

Sementara itu, Ahli Madya Statistik BPS Kabupaten Siak Purwantono menyebutkan tahapan wawancara merupakan tindak lanjut dari proses penilaian mandiri (self assessment) yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Seluruh tahapan ini bermuara pada Indeks Pembangunan Statistik (IPS).

"EPSS sangat penting untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia. Lebih dari itu, evaluasi ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus belajar, berbenah, dan meningkatkan kualitas tata kelola data," urainya.

Rangkaian evaluasi virtual ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak Rozi Candra, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Siak Hendra, serta perwakilan produsen data dari seluruh perangkat daerah di Kabupaten Siak.***