INDRAGIRIHILIR - Usai salat Jumat di Masjid Besar Nurul Hikmah, Jumat (24/5/2019), ada pemandangan lain di dalam masjid tersebut. Dimana ada dua orang tokoh masyarakat Tembilahan yamg menemui Wakil Gubernur Riau Edy Nasution mengeluhkan kondisi sebagian jalan di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang rusak parah.

Salah seorang tokoh masyarakat bernama H Wahab mengajak Edy Nasution mengecek jalan yang rusak di Jalan Abdul Manaf, Jalan Haji Sadri, dan Jalan Kayu Jati di Kota Tembilahan, Kecamatan Tembilahan Kota.

Sekitar 2,5 kilometer panjang jalan tersebut yang butuh dilakukan perbaikan. Karena jalan tersebut merupakan jalan utama masyarakat Kota Tembilahan yang ingin pergi ke pasar.

"Sudah banyak warga yang kecelakaan di jalan tersebut. Kalau hujan sudah seperti kubangan dan kalau musim kemarau debunya sangat mengganggu kesehatan. Panjang jalan tersebut sekitar 2,5 kilometer," kata Wahab kepada Edy Nasution.

Wahab juga menceritakan, jalan tersebut rusak sudah sekitar 10 tahun lebih. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan. Dirinya bersama masyarakat berharap jalan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir bisa bagus.

"Kita hanya berharap ada prioritas pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir ini dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat," ulas Wahab.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan menjelaskan, bahwa jalan tersebut pernah sebagai barang bukti kasus. Hal inilah yang menghambat perbaikan ataupun peningkatan jalan tersebut.

"Kalau saya memperbaiki jalan tersebut, saya yang kena oleh pihak penegak hukum. InsyaAllah tahun ini akan diperbaiki," kata HM Wardaan.

Edy Nasution menyikapi curhatan dua tokoh maayarakat Kota Tembilahan dengan bijaksana. Dimana sebelumnya Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi bersama dirinya sudah pernah mengumpulkan seluruh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten/Kota membahas pembangunan infrastruktur prioritas.

"Untuk membangun dan memperbaiki jalan provinsi di kabupaten/kota harus melihat anggaran yang ada terlebih dahulu. Bagaimana kalau tidak cukup anggarannya. Oleh karena itu, Pentingnya skala prioritas pekerjaan jalan di kabupaten dan kota di Riu," jelas Edy Nasution. ***