PEKANBARU – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 Tingkat Provinsi Riau yang akan berlangsung Sabtu (28/6/2025) di Kabupaten Bengkalis, Dinas Perhubungan Provinsi Riau melalui UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I menyiapkan langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan penumpang di jalur penyeberangan roro Air Putih–Sungai Selari.
Kepala UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I, Henri Mardani, SH, MH, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengalihkan operasional kapal KMP Swarna Bengawan dari lintasan Dumai–Rupat ke jalur Air Putih–Sungai Selari.
“Kami siap mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ di Bengkalis dengan menambah armada di lintasan padat tersebut hingga Jumat (12/7/2025),” ujarnya, Rabu (11/6/2025).
Meski ada pengalihan armada, lintasan Dumai–Rupat tetap dilayani oleh tiga kapal. Dishub juga tetap menjalankan 12 hingga 13 trip reguler setiap hari, tergantung hari kerja atau akhir pekan. Penambahan perjalanan akan dilakukan jika terjadi lonjakan kendaraan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta situasi lapangan, melalui koordinasi bersama KSOP Kelas I Dumai.
Henri menjelaskan, jam operasional pelabuhan Dumai–Rupat biasanya berlangsung hingga pukul 19.00 WIB, namun bisa diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB jika terjadi peningkatan permintaan.
“Fleksibilitas ini penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat, apalagi saat momen seperti MTQ,” katanya.
Untuk mengurangi antrean kendaraan, Dishub telah memberlakukan layanan pemesanan tiket melalui WhatsApp sejak 1 November 2024. Layanan ini berlaku bagi kendaraan golongan 4A hingga 5B. Pemesanan cukup dilakukan dengan menghubungi admin loket Dumai di 0895352371921 dan admin loket Rupat di 0895352371922.
“Penumpang yang sudah booking hanya perlu datang satu jam sebelum keberangkatan. Dengan sistem ini, kami ingin memberi kemudahan dan efisiensi waktu. Mereka tak perlu menunggu lama di pelabuhan,” jelasnya.
Henri menambahkan, lintasan Dumai–Rupat merupakan jalur penting yang tidak hanya menopang mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan sektor pariwisata Pulau Rupat yang termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Menurutnya, upaya ini menjadi bukti komitmen Dishub Riau dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. ***


