SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) tengah disorot publik setelah beredarnya foto seorang mahasiswi yang disebut-sebut penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) tengah berada di tempat hiburan malam. Foto yang sempat viral di media sosial itu memicu perdebatan soal moralitas penerima beasiswa dan tanggung jawab sosial mahasiswa.
Mahasiswi berinisial TSK, yang disebut dalam unggahan akun @mediaevent_, diketahui tercatat sebagai mahasiswa aktif Program Studi S-1 Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS, sekaligus penerima bantuan pendidikan KIP-K tahun 2023.
Namun, keaslian foto tersebut masih menjadi tanda tanya. Juru Bicara UNS, Agus Riewanto, menegaskan pihak kampus tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil investigasi selesai.
“Ya, dia benar mahasiswa UNS. Tapi soal kebenaran foto yang ramai di media sosial itu, kami belum bisa memastikan,” katanya, Selasa (28/10/2025).
Agus menjelaskan, UNS saat ini tengah melakukan investigasi internal dengan melibatkan beberapa pihak kampus. “Kami sedang melakukan pendalaman dan penelusuran fakta. Setelah hasilnya keluar, baru akan kami sampaikan secara resmi,” ujarnya.
Menurutnya, universitas memiliki tanggung jawab menjaga integritas mahasiswa penerima bantuan pendidikan dari pemerintah. Namun, Agus menegaskan penyelidikan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak merugikan pihak mana pun.
“Jika terbukti bersalah, tentu akan ada sanksi. Tapi semua harus berdasarkan bukti, bukan asumsi dari media sosial,” tegasnya.
Kasus ini memunculkan perbincangan luas di kalangan mahasiswa dan publik, terutama terkait etika penerima beasiswa yang menggunakan dana negara. Di sisi lain, sejumlah warganet juga menilai perlu kehati-hatian dalam menghakimi seseorang berdasarkan unggahan yang belum terverifikasi.
Program KIP-Kuliah sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memastikan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Penerima bantuan ini diwajibkan menjaga prestasi akademik serta menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai tanggung jawab sosial.
Kini, publik menunggu hasil investigasi resmi dari UNS untuk memastikan kebenaran di balik foto yang telah menghebohkan dunia maya tersebut. ***


