SELATPANJANG - Berdasarkan hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi akhirnya berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku tindak pidana curian motor (curanmor) roda dua merek Kawasaki Trail LX 150D.

Terduga pelaku diamankan di rumahnya masing-masing bersama barang bukti (BB) sekitar pukul 08.00 Wib pada Jumat (8/1/2021).

Dimana kedua pelaku melakukan aksinya pada Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 01.00 Wib di perumahan Imigrasi jalan Pembangunan III, Gang Tawakal, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti.

Adapun identitas pelaku berinisial WFA (16) warga Jalan Pembangunan III, Kelurahan Selatpanjang Timur dan FM (16) warga jalan Sumber Sari, Kelurahan Selatpanjang Timur.

Penangkapan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 01 / I / 2021 / RIAU / RES. KEP. MERANTI / SEK. T. TINGGI, tanggal 04 Januari 2021 dan berkat bukti-bukti yang berhasil diamankan di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Kapolsek Tebingtinggi, Iptu Aguslan SH menjelaskan kronologis penangkapan berdasarkan hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi terkait dugaan tindak pidana curanmor roda dua Merek Kawasaki Trail LX 150D, yang mana identitas pelaku sudah diketahui.

Selanjutnya, Kanit Reskrim Polsek Tebingtinggi, Aiptu Bobben J Rikardo SH melaporkan hal tersebut kepada Kapolsek Tebingtinggi. Kemudian pada Jumat (8/1/2021) sekitar pukul 08.00 Wib Kapolsek Tebingtinggi beserta Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Lebih lanjut orang nomor satu di jajaran Polsek Tebingtinggi tersebut menuturkan, adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 unit sepeda motor Merek Kawasaki Trail LX 150D (D Tracker) warna hijau kombinasi merah hitam tanpa plat nomor polisi, 1 lembar STNK asli atas nama Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang BM 2550 X, 1 buah BPKB Asli atas nama Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang BM 2550 X, 1 buah sayap belakang sepeda motor Kawasaki Trail, 1 buah plat nomor polisi BM 2550 X,  1 buah kaca spion, 2 buah lampu sein, 1 buah kunci sepeda motor dan 1 buah rekaman CCTV.

Kemudian pasal yang disangkakan terhadap terduga pelaku yaitu pasal 363 Ayat (2) KUHP Junto Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak.

"Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Tebingtinggi guna proses penyidikan lebih lanjut," ungkap Aguslan.***