PEKANBARU - Dua perampok kapal asing di tengah perairan Dumai diringkus Ditpolairud Polda Riau. Sementara enam pelaku lainnya dalam pengejaran.

Perampokan kapal itu terjadi pada Selasa (15/1/2021) dinihari, sekitar pukul 1.05 WIB. Dimana korbannya adalah Kapal MV. Vantage Rider, berbendera Liberia, yang bersandar di pelabuhan PT Energi Unggul Persada, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Saat itu, sekitar jam 03.45 WIB, petugas jaga yang bertugas sedang berada di pintu check- in pop deck tiba-tiba disekap empat orang yang tak dikenal sambil mengancam para korban dengan senjata tajam.

Kemudian pelaku mengancam dan menyekap salah satu korban bernama Mr Marin Bazutu. Ia dipaksa untuk menunjukkan jalan ke ruang kamar mesin kapal.

Setibanya di ruangan mesin korban dan para pelaku langsung menuju ke ruang departemen store dimana disana disimpan alat Sparepart suku cadang untuk mesin lapal.

Di ruangan itu, salah satu pelaku mengikat kedua tangan korban ke sudut ruangan dan diancam agar tetap diam. Sedangkan tiga pelaku lainnya langsung mengambil alat-alat sparepart mesin yang ada dan dimasukkan kedalam tas yang sudah dipersiapkan oleh para pelaku.

Setelah itu para pelaku dengan cepat keluar dari ruang mesin menuju deck, lantai dasar bagian pop deck buritan sebelah kiri kapal. Kemudian para pelaku turun kebawah kapal dan telah ada kapal pompong kecil, yang dipersiapkan oleh pelaku untuk melarikan diri dengan membawa hasil curian.

Setelah merasa aman, korban yang tadinya diikat di langsung lari menuju ke control room untuk menekan tombol alarm darurat kapal sebagai langkah prosedur darurat kapal. Sementara itu, pihak security perusahaan PT. EUP yang mendengar alarm tersebut, tidak mengetahui maksud alarm berbunyi.

Setelah peristiwa itu terjadi, para korban langsung membuat laporan kepada pihak Polairud.

Selanjutnya, setelah mendapat laporan itu, Tim Ditpolairud Polda Riau, melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku, hari Senin (25/1/2021) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

Dua orang yang ditangkap berinisal MS, seorang residivis curas diatas Kapal Pung Tahun 2016. Lalu Hua, selaku penyedia kapal pompong, dengan mendapat uang sewa sebesar Rp 2,4 juta.

''Iya sudah kita tangkap dua pelaku curas di perairan Dumai, mereka ini memang spesialis curas sparepart kapal. Sebelumnya juga ada korban lain, namun tidak membuat laporan. Saat ini masih ada 6 orang pelaku lainnya yang sedang dikejar, dengan inisial SI, Sa, DR, Ja, Am, dan Da," terang Direktur Polairud Polda Riau, Kombes Pol Eko Irianto, didampingi Kasubdit Gakumnya, AKBP Wawan Setiawan, Rabu (27/1/2021). ***