PEKANBARU – DPRD Riau melalui anggotanya Abdullah melakukan peninjauan ke sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru, yakni SPBU 14.282.668 Harapan Raya dan SPBU 14.281.618 Nangka, pada Ahad (3/5/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Satpol PP Provinsi Riau, Dinas ESDM Provinsi Riau, serta Hiswana Migas Provinsi Riau.
Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat, seiring meningkatnya kebutuhan energi dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam kesempatan tersebut, Abdullah mengatakan bahwa Pemprov Riau bersama Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipatif, di antaranya menambah cadangan (build up stock) hingga 20 persen di atas kondisi normal guna menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Selain itu, Pertamina juga menambah armada mobil tangki untuk mempercepat distribusi, khususnya di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi.
"Alhamdulillah hari ini antrian kendaraan jauh berkurang dari hari sebelumnya," ujar Abdullah.
Untuk menjaga keandalan pasokan Pertamina menetapkan pengiriman BBM ke SPBU dilakukan lebih awal dari jadwal normal. Sejumlah SPBU juga didorong untuk beroperasi selama 24 jam agar penyaluran kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Abdullah, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, Pertamina, dan aparat penegak hukum dalam menjaga distribusi energi.
“Kami bersama Pertamina dan stakeholder terkait akan terus melakukan monitoring secara intensif di semua wilayah untuk memastikan distribusi BBM berjalan baik dan tepat sasaran. Pemerintah Provinsi juga terus berkoordinasi untuk menjaga ketersediaan pasokan di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying serta membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Memang terjadi peningkatan konsumsi sejak akhir April hingga awal Mei, namun saat ini tidak ada persoalan ketersediaan. Hanya kami minta jangan ada keterlambatan dalam pengiriman,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi.
“Upaya percepatan distribusi BBM ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi. Kami juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan melakukan pembelian secara bijak agar distribusi berjalan merata,” jelasnya.
Ketua DPC Hiswana Migas Provinsi Riau, Tuah Laksamana Negara, menambahkan pihaknya mendukung optimalisasi operasional SPBU di lapangan.
“Hiswana Migas bersama seluruh lembaga penyalur mendukung perpanjangan jam layanan hingga 24 jam di beberapa titik guna mempercepat penyaluran BBM. Kami juga mengingatkan seluruh SPBU untuk tetap mengedepankan pelayanan yang baik dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” katanya.
Pemerintah Provinsi Riau bersama Pertamina dan aparat penegak hukum akan terus melakukan monitoring secara intensif guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran.
Melalui sinergi seluruh pihak, ketersediaan energi di wilayah Riau diharapkan tetap terjaga dan mampu mendukung aktivitas masyarakat secara optimal. ***


