SELATPANJANG - Bagus Fitriansyah Prasetyo, bocah berusia 6 tahun yang tinggal di Jalan Kuburan Cina, Kampung Baru, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau menderita tumor otak.

Anak ketiga dari Rodiah ini sudah mendapatkan perawatan di RSUD Kepulauan Meranti dan akan dirujuk ke Pekanbaru, namun untuk penanganan lebih lanjut harus dirujuk pula ke Jakarta.

Sebagaimana diungkapkan Fainani yang merupakan kerabat keluarga. Dia mengatakan pasien untuk dirujuk ke Jakarta menjadi keluhan bagi orang tuanya karena tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

"Anaknya yang paling kecil nomor empat kemarin sudah operasi pembenahan usus dan alhamdulillah sudah sehat. Namun dalam dua bulan ini dia kembali mendapatkan musibah, dimana anaknya yang ketiga divonis tumor otak. Jadi semalam saya kan jenguk dia ke RSUD, dari sini suruh merujuk ke Pekanbaru dan dari Pekanbaru suruh merujuk ke Jakarta," ujar wanita yang biasa dipanggil Fai, Rabu (18/3/2020) siang.

Dibeberkan Fainani, dari informasi yang diperoleh untuk merujuk ke Jakarta butuh biaya puluhan juta sedangkan pihak keluarga merupakan keluarga kurang mampu.

"Ke Jakarta itu perlu biaya yang sangat besar, dari informasi yang saya dapatkan untuk pengecekan pembuluh darah sekitar Rp19 juta. Sementara kesana kan butuh uang transport, makan, tempat tinggal dan segala macam sementara ekonominya hanya pas-pasan," bebernya.

Diungkapkan, kondisi terakhir bocah tersebut sudah sangat lemah, bahkan tubuhnya di bagian kiri sudah mati rasa.

"Waktu saya kesana kondisi terakhir tubuhnya sebelah kiri sudah mati rasa. Sudah tiga hari pula anak itu tidak makan karena mengeluhkan sakit di bagian kepala," ujarnya.

Ditambahkan Fainani, sebelumnya pihak keluarga juga sempat menjual kendaraan yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan pengobatan tersebut.

"Kemarin pun waktu ke Pekanbaru sempat menjual sepeda motor untuk mencari nafkah," ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap ada bantuan dari pihak-pihak tertentu yang bisa membantu meringankan beban keluarga yang sedang membutuhkan biaya pengobatan tersebut.

"Ibu dari anak yang sakit itu pernah menyampaikan jika dia juga segan minta bantu, karena sebelumnya anaknya yang nomor 4 sudah pernah dibantu oleh Pemkab dan orang-orang sekitar. Jadi dia merasa agak malu minta bantu, dia merasa masa dia terus yang dibantu," tuturnya.

Terakhir disampaikan, jika ada yang mempunyai rezeki lebih untuk meringankan beban sahabatnya itu, bisa menghubungi langsung ke nomor telpon 0852 7420 3393. ***