BALI - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer, mengajak Pemuda Muhammadiyah Bali memajukan bangsa dengan menjadi 'prajurit ekonomi'.

Damer menjelaskan, penjajahan era kini tidak lagi memerlukan pendudukan wilayah, "Cukup dengan ekspansi perdagangan oleh pebisnis yang dapat bertransaksi lintas negara,".

"Maka saya mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk menjadi prajurit ekonomi dengan menjadi pengusaha yang berjiwa nasionalis sekaligus kompetitif dalam urusan bisnis," kata mantan Ketua KADIN Bali itu dalam kapasitasnya sebagai anggota MPR RI di tengah acara sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang berlangsung di Wisma Sejahtera Kanwil Kemenag Bali, Sabtu (19/06/2021).

Menurutnya, sekarang ini iklim berusaha sudah relatif mudah. Keberadaan UU Cipta Kerja telah mamangkas berbagai aturan yang tumpang tindih, birokrasi yang berbelit-belit, perijinan yang sulit, ketidakpastian waktu dan pungutan-pungutan yang tidak jelas.

Memang di masa Pandemi Covid-19 ini ada kendala dalam dunia usaha. Namun dirinya optimis, di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian yang deberi tugas khusus oleh Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), kesehatan masyarakat akan segera pulih dan ekonomi segera bangkit.

"Bukan berarti kita apatis terhadap urusan politik, tetapi saat ini kita perlu meluangkan waktu dan berkonsentrasi lebih banyak terhadap pemajuan ekonomi bangsa. Saya berharap kader-kader Pemuda Muhammadiyah bisa menjadi pengusaha handal. Saya siap menjembatani teman-teman yang serius. Rumah saya terbuka untuk diskusi sekaligus membuat proyeksi bisnis. Dan berbagai program pusat untuk membantu pelaku UMKM pun akan selalu saya kawal," pungkas politisi senior Golkar itu dalam rilis Komisi VI DPR RI yang diterima GoNEWS.co.***