SIAK - Hampir semua kegiatan yang mendatangkan orang banyak di Kabupaten Siak, Riau terpaksa ditunda dan bahkan terancam batal karena wabah Covid-19 ini. Seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Siak yang harusnya berlangsung 22 Maret 2020.

Dalam rapat antisipasi wabah Covid-19 kemarin di Zamrud Room, Pejabat Sekda Siak, Jamaludin mengatakan pemkab Siak akan menggelar rapat lanjutan pada 14 April mendatang terkait dampak dari wabah virus corona ini.

"Sekarang ini kondisinya tidak memungkinkan, makanya kita tunda sementara waktu. Keputusan finalnya pada 14 April nanti, bisa saja MTQ tahun 2020 ini dibatalkan pelaksanaannya," kata Jamaluddin kepada GoRiau.com, Selasa (17/3/2020).

MTQ Kabupaten Siak yang rencananya akan dilangsungkan di Kecamatan Kandis ini persiapannya sudah sangat rampung. Pemerintah Kecamatan Kandis sudah jauh-jauh hari melakukan persiapan agar MTQ Kabupaten Siak dapat berjalan sukses.

"Alternatif lainnya tetap diadakan namun hanya seleksi Tilawatil Quran saja, tidak ada pembukaan, bazar, dan pawai. Karena kalau pawai dan bazar itu mendatangkan orang banyak," kata Jamal lagi.

Jamaluddin menyampaikan bahwa edaran Bupati Siak, Alfedri dalam mengantisipasi virus Corona salah satunya adalah mengurangi kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Selain juga meliburkan sekolah, meniadakan apel, senam pagi, dinas ke luar negeri, dan selektif dinas luar daerah.

Senada dengan hal itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Siak, Muharrom juga menilai bahwa penundaan MTQ adalah pilihan yang tepat. Pasalnya peserta juga banyak berasal dari kalangan pelajar.

"Kalau memaksakan diri dalam kondisi ini, kita termasuk orang yang keliru," imbuhnya.

Pada Tahun 2019 yang lalu, Kecamatan Siak meraih juara Umum pada MTQ Tingkat Kabupaten Siak yang diadakan di Kecamatan Sungai Apit. Perlombaan tingkat kabupaten ini juga dalam rangka seleksi menuju MTQ Tingkat Provinsi Riau tahun 2020 yang dilaksanakan pada akhir tahun. ***