BAGANSIAPIAPI – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Lintas Riau–Sumut, tepatnya di RT 14/RW 04 Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Jumat (26/12/2025) malam sekitar pukul 23.35 WIB. Insiden tersebut melibatkan Bus Makmur dengan sepeda motor Honda dan mengakibatkan dua warga Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dua korban diketahui bernama Fathan (44) dan Anirwan (59). Keduanya mengalami luka berat akibat benturan keras dalam peristiwa tersebut. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Sabtu (27/12/2025), menyebutkan tabrakan terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan.
Bus Makmur diketahui melaju dari arah Duri menuju Bagan Batu. Sementara sepeda motor Honda bernomor polisi BM 6063 PA yang dikendarai Fathan melaju dari arah Simpang Mutiara menuju Ujung Tanjung. Dalam kondisi jalan yang minim penerangan, tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras membuat sepeda motor dan tubuh korban terseret beberapa meter hingga berada di bawah kolong bus yang memiliki tujuan akhir Medan. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi pihak terkait.
Menurut keterangan warga, kedua korban dievakuasi ke salah satu rumah sakit swasta di Ujung Tanjung. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah duka dan Sabtu (27/12/2025) dimakamkan di Kelurahan Sedinginan.
Kecelakaan ini terjadi menjelang akhir tahun dan bertepatan dengan meningkatnya arus kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru. Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Rohil belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kecelakaan tersebut.
Terpisah, Ketua Organda Rohil, Syafrianto SH, mengimbau seluruh pengemudi agar lebih berhati-hati saat berkendara. “Kami pengurus Organda Rohil mengingatkan para sopir untuk selalu waspada di jalan. Pengendara roda dua juga diminta lebih disiplin demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang minim penerangan serta banyaknya tikungan membutuhkan kesabaran dan saling pengertian antar pengguna jalan agar kecelakaan serupa tidak kembali terulang. ***


