TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Mursini siap untuk disuntik vaksin Covid-19. Hal itu disampaikan Agusmandar, Jubir Covid-19 Kuansing di Kantor Bupati Kuansing, Senin (11/1/2021) pagi.

"Bupati siap dan saya pun siap untuk divaksin," tegas Agusmandar usai rapat secara virtual dengan Gubernur Riau.

Dikatakan Agusmandar, Pemprov Riau meminta sejumlah pejabat untuk divaksin Covid-19. Selain itu, juga tokoh masyarakat yang menjadi ketua organisasi.

"Ketua IDI, Ketua IBI dan ketua-ketua organisasi lainnya, itu yang diminta," kata Agusmandar.

"Saya ketua Muhammadiyah, saya siap untuk divaksin dengan syarat ada fatwa MUI yang menyatakan bahwa vaksin itu halal," tegas Agusmandar.

Dikatakan Agusmandar, saat ini baru keluar pernyataan dari Ketua Komisi Fatwa MUI, bukan fatwa MUI. Fatwa MUI baru keluar jika sudah ada hasil dari BPPOM tentang kandungan vaksin tersebut.

"Sebagai umat Islam, tentu kita harus memperhatikan halam haramnya vaksin. Sebab, ini pertanggungjawabannya dunia akhirat. Kalau di dunia, bisa kita tuntut pihak yang bertanggungjawab. Tapi, kalau di akhirat bagaimana? Ini menjadi perhatian kita," terang Agusmandar.

Terkait nama-nama yang akan divaksi, Agusmandar belum mengetahui siapa saja orangnya. Namun, yang pasti dirinya dan bupati siap untuk divaksin.

"Kapan pelaksanaan vaksinasi belum tahu, sekarang saja vaksin belum datang. Nah, rapat tadi itu memastikan kesiapan daerah dalam melaksanakan vaksin," ujar Agusmandar.

Dikatakan Agusmandar, ada beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah provinsi. Yakni, berkaitan dengan tempat penyimpaman vaksin di daerah.

"Kalau tempat penyimpanan vaksin kita ada, memang ini perlu ruangan khusus, ada freezer-nya. Kita ada tu, dua ruangan," kata Agusmandar.

Selain itu, Pemkab Kuansing juga diminta untuk menyiapkan personil untuk pelaksanaan vaksin.

"Sekarang petugas medis kita sedang dilatih, pelatihannya secara daring," kata Agusmandar.***