PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya 438 titik panas di wilayah Sumatera, Minggu (28/9/2025). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau terpantau tiga titik panas yang tersebar di Kabupaten Pelalawan sebanyak dua titik dan Indragiri Hilir satu titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Indah DN, menjelaskan titik panas terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 207 titik, disusul Bangka Belitung 135 titik, dan Jambi 58 titik. Kondisi ini dinilai menjadi indikator rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah.
Meski Riau hanya mencatat tiga titik panas, Indah tetap mengingatkan masyarakat agar waspada karena cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. "Waspada potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir, genangan, hingga angin kencang. Kami imbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas," ujarnya.
Menurut BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpeluang mengguyur wilayah Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Siak, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai pada siang hingga malam hari.
BMKG juga mencatat suhu udara di Riau berkisar 23–32 °C dengan kelembapan 58–99 persen. Sementara angin bertiup dari arah Tenggara hingga Barat dengan kecepatan 10–30 km/jam. Tinggi gelombang laut di perairan Riau berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah. ***


