SIAK SRI INDRAPURA - Nagita Slavina Alhay yang masih berusia 23 bulan, seorang balita (bayi lima tahun) di Kampung Banjar Seminai, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, diduga keracunan makanan usai mengkonsumsi agar-agar bermerk, Minggu (13/1/2019).

Agustini (Ibu Nagita) menceritakan kepada GoRiau.com, Senin (14/1/2019), bahwa saat itu anak pertamanya ini pergi ke warung dekat rumah untuk membeli popok buat adiknya yang masih bayi. Saat di warung, Nagita meminta dibelikan agar-agar.

"Awalnya ayahnya melarang Nagita mengambil agar-agar tersebut. Karena masih mau juga agar-agarnya, ya dibayar suami saya," kata Agustini.

Sesampainya di rumah, sambungnya, Agustini langsung menyimpan agar-agar tersebut agar tidak dimakan oleh anaknya. Keesokan harinya, sepupu Nagita bernama Lisa Rahmawati menanyakan agar-agar tersebut.

"Saya juga tak tahu kapan anak saya makan agar-agarnya. Karena tanpa sepengetahuan saya makannya. Hanya bekasnya saja yang ada. Anak saya ini pun sempat diberikan susu," ungkapnya.

Karena Nagita muntah-muntah,Agustini membawa anaknya ke mantri untuk mendapatkan pengobatan. Lalu, mantri memberikan obat lambung agar tidak muntah.

"Sepulang kami dari mantri, sepupunya pun muntah-muntah saat di atas sepeda motor. Dan bersama Nagita pun langsung kita bawa ke RSUD Siak untuk mendapatkan perawatan malam kemarin," ujarnya.

Saat ini Nagita masih dalam perawatan di RSUD Siak untuk mendapatkan pengobatan dan kesembuhan. Sementara sepupunya sudah mulai pulih kondisinya.

"Kalau sepupunya sudah pulih karena minum air kelapa dan agar-agar yang dimakannya sudah keluar semua saat muntah. Padahal saya sendiri sudah melarang untuk tidak memakannya," jelasnya. ***