TELUKKUANTAN – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) kembali beroperasi di jantung Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Tak kenal waktu, siang hingga malam para pelaku beraksi mengeruk emas Kuansing.

Seperti pantauan GoRiau.com pada Jumat (5/6/2026) siang, mesin PETI terdengar begitu kencang di balik rimbunnya semak belukar. Lokasi ini berada di pinggiran Sungai Sinambek, tepatnya di Jalan Datuk Bandaro Nan Putih, hanya beberapa meter dari Komplek Perkantoran Bupati Kuansing.

"Malam hari mereka juga beroperasi," kata warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Aksi para pelaku menggasak emas Kuansing tergolong nekat. Sebab, lokasinya berada di tengah kota, dekat pusat pemerintahan dan dekat dengan kantor polisi. Secara administratif, lokasi PETI berada di Sinambek, Kelurahan Sungaijering, Kecamatan Kuantan Tengah.

Menurut saksi, para pelaku menggunakan alat berat untuk menjalankan kegiatan ilegalnya. Selain itu, para pelaku mendulang menggunakan stingkai.

"Mereka mampu membayar alat berat, saya rasa ini pemain besar dan sudah berpengalaman," ujarnya.

Warga berharap aparat kepolisian bisa menindak aktivitas PETI yang berada di sekitar Komplek Perkantoran Bupati Kuansing ini. Sebab, kegiatan tersebut merusak lingkungan dan juga membayakan nyawa para pekerjanya.***