PEKANBARU, GORIAU.COM - Proses assessment atau penetapan pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang tengah berjalan saat ini mendapat sorotan dari legislator. Bahkan diduga sebelum hasil diumumkan, masing-masing pejabat sudah ditentukan jabatannya.
Informasi ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga. Dirinya bersama rekan legislator lainnya di DPRD Pekanbaru mengaku sudah banyak mendengar informasi tersebut.
"Jika memang benar seperti itu, kami tentu sangat kecewa. Berarti apa yang dijalankan oleh instansi terkait hanya formalitas dan tipu-tipu saja," kata Jhon Romi kepada wartawan," Kamis (5/3/2015).
Bahkan dirinya juga mendapat laporan jika ada oknum-oknum pegawai yang bermain di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pekanbaru untuk memenuhi permintaan sebagian pejabat untuk duduk di posisi tertentu.
"Ini sama saja melukai para peserta yang ikut assesment. Karena bagaimana dengan mereka yang mengikuti proses dari awal sampai akhir sesuai aturan," ucap Romi.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pekanbaru ini, dengan nada geram menyebutkan bahwa assessment ini tidak ada gunanya diikuti lagi jika memang sudah ada orang-orang pesanan yang sudah ditunjuk.
"Ngapain repot-repot buat assessment kalau ujung-ujungnya sudah diatur oleh oknum pegawai, buang anggaran saja, lebih baik lakukan mutasi seperti biasa," pintanya.
Dewan sebagai fungsi kontrol, sebut Romi juga melihat banyaknya permasalahan pelik dalam tugas yang ada di BKD belum terselesaikan dengan baik, seperti data honorer K2 yang belum jelas hingga saat ini.
Tentu kita pertanyakan, apakah BKD itu sudah sesuai dengan penilaian dan bekerja sudah maksimal sesuai dengan tupoksinya. "Soalnya honorer K2 saja belum ada kabar sampai saat ini," jelasnya.
Seperti diketahui, assessment yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) ini adalah untuk mencari orang yang benar-benar mampu dan paham dengan pilihan formasi yang akan dibuka Panitia Seleksi (Pansel). Dengan cara itu, dimana setiap peserta diminta untuk membuat makalah terhadap formasi pilihannya untuk dilakukan presentasi.***


