PANGKALAN KERINCI - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pelalawan mengusulkan menaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Kenaikan UMK di tahun 2022 untuk Kabupaten Pelalawan diusulkan sebesar 2 persen atau Rp 60 ribu.

"Dari kesepakatan, kita kenaikan 2 persen atau sebesar Rp 60 ribu dari UMK sebelumnya," terang Kepala Disnaker Pelalawan, Abdurrahman melalui Kepala Bidang (Kabid) Industrial Iskandar, Selasa (23/11/2021).

Dijelaskan dia, UMK yang diputuskan sebesar Rp 3.062.383,89 setiap bulan, sedangkan sebelumnya hanya Rp 3.002.383,89.

Menurutnya, kenaikan upah tersebut dinilai sudah sesuai dengan pertimbangan dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) yang telah dilaksanakan.

"Terlebih dahulu penetapan UMK ini akan duserahkan ke pak bupati, untuk kemudian dilanjutkan ke Gubernur Riau," jelas Iskandar.

Sebelumnya, DPK Pelalawan telah menetapkan UMK tahun 2022 melalui rapat yang digelar di Kantor Disnaker, Pelalawan, Senin (22/11/2021) kemarin.

Pertemuan dihadiri oleh perwakilan masing-masing DPK. Empat serikat pekerja yakni SP2KI, SPSI, SPSI Solidaritas dan Serikat Pekerja Musim Mas serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). ***