SELATPANJANG – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tenggayun Raya, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, berlangsung selama tujuh hari penuh. Sejak 30 Januari hingga 5 Februari 2026, tim gabungan berjibaku di lapangan hingga api benar-benar berhasil dipadamkan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, M. Khardafi melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath, S.IP, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan lahan seluas sekitar 4 hektare dan memerlukan kerja keras lintas instansi untuk memastikan api tidak kembali muncul.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Kapolsek Rangsang yang diwakili Wakapolsek dan Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, perangkat desa, serta pihak kecamatan berada langsung di Desa Tenggayun Raya selama tujuh hari melakukan pemadaman," ungkap Ardath kepada GoRiau.com, Jumat (6/2/2026).

Ia menyebutkan, kehadiran penuh tim di lokasi menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian api. Proses pemadaman dilakukan secara bertahap, disertai pendinginan di sejumlah titik rawan yang berpotensi kembali menyala.

"Selama tujuh hari kami berada di lokasi hingga api berhasil dipadamkan berkat kerja sama semua pihak. Selanjutnya, lokasi kebakaran akan dipantau oleh Masyarakat Peduli Api (MPA), Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat desa setempat," jelasnya.

Dengan kondisi api yang telah terkendali, Ardath menyampaikan bahwa mulai Jumat (6/2/2026), personel dari Polsek, Babinsa, dan BPBD secara bertahap kembali ke aktivitas serta tempat tugas masing-masing.

"Mulai hari ini kami bergeser dan melanjutkan aktivitas di unit kerja masing-masing," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ardath juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat langsung di lapangan, khususnya pemerintah kecamatan dan desa yang turut memberikan dukungan selama proses pemadaman berlangsung.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Camat Rangsang dan Kepala Desa Tenggayun Raya beserta jajarannya yang telah bekerja sama dan saling membantu kami selama di lapangan," ucapnya. ***