PEKANBARU - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam 'Cipayung Plus Kota Pekanbaru Menolak Ombinus Law RUU Cipta Kerja' mendatangi Gedung DPRD Riau guna menyampaikan penolakan atas RUU Cipta Lapangan Kerja.

Mahasiswa dari berbagai Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) se Kota Pekanbaru ini mendatangi Gedung DPRD Riau pukul 14.00 WIB dengan membawa bendera Ormawa-nya masing-masing.

Pantauan GoRiau.com, mahasiswa ini sempat melakukan aksi dorong-dorongan dengan aparat pengamanan karena ingin mendesak masuk dalam Gedung.

Setelah beberapa kali mencoba menerobos, mahasiswa akhirnya berhasil masuk ke dalam setelah anggota DPRD Riau, Agung Nugroho bersedia menjumpai massa.

Di depan gedung DPRD Riau massa kembali menggelar orasi, massa dengan tegas menyampaikan bahwa RUU Omnibus Law hanya menguntungkan investor, bukan rakyat Indonesia.

"Indonesia ini milik rakyat, bukan milik investor. Sekali lagi saya sampaikan, Indonesia ini milik rakyat bukan investor," teriak salah seorang orator di depan Gedung DPRD Riau, Kamis (30/7/2020).

Dijelaskannya, jika RUU ini disahkan menjadi UU maka akan menjadi alat untuk mengeksploitasj golongan menengah kebawah atau buruh. Artinya, RUU ini berpotensi menjadi penjajahan gaya baru berkedung regulasi.

Aksi ini terhenti sejenak karena waktu shalat ashar masuk dan massa mulai bergeser ke masjid yang berada di dalam kompek DPRD Riau. ***