DURI - Sebanyak 80 warga Desa Petani, Kecamatan Mandau dijadwalkan mengikuti pelatihan kompetensi berbasis masyarakat menciptakan tenaga terampil untuk mengentaskan kemiskinan.
Program yang ditaja oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis dibagi menjadi tiga item pelatihan, yaitu menjahit, pengelasan dan instalasi listrik.
Baca Juga: Naker Baru Bisa Dibekali Pelatihan Vokasi
"Pelatihan berbasis masyarakat ini diharapkan bisa menciptakan tenaga terampil bagi masyarakat dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Mandau khususnya di Desa Petani ini," ujar Anharizal, mewakili Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis, Jumat ( 4/11/2016) usai membuka acara tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Pj Kepala Desa Petani, Tasarudin menjelaskan untuk pelatihan menjahit akan dipusatkan di gedung peremuan kantor Desa Petani, untuk pelatihan pengelasan akan dipusatkan di kantor Disnakaertrans Bengkalis mengingat alat dan sarananya lebih lengkap di sana.
"Sedangkan untuk pelatihan instalasi listrik itu nanti akan di pusatkan di kampung Sakai, dusun Belading Desa Petani. Kepada masyarakat Petani yang ikut diharapkan dengan tekun mengikuti proses tanpa absen selama pelatihan," sebut Tasar kepada GoRiau.com (GoNews Grup).
Baca Juga: Indonesia Berbudaya K3 Hadapi Pedagangan Bebas
Selanjutnya, Tasar juga mengharapkan SKPD lain di Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk melakukan hal yang sama sesuai dengan masing-masing bidang. Misalnya pada Dinas Pertanian dan Peternakan, dengan pelatihan bagaimana bertani yang benar serta beternak sapi atau kambing yang benar, akan sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Harapan kita tidak adalagi anak-anak yang putus sekolah sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Dengan skil yang mereka dapat dalam pelatihan ini bisa membantu mereka dalam membuka usaha atau bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya," tutup Tasar. *** #BENGKALIS


