PEKANBARU, GORIAU.COM - Untuk menyerap aspirasi dari daerah asal pemilihan, tiga dari empat senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melakukan reses ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Kamis (8/11/2012). Aspirasi ini akan menjadi bahan pembahasan di DPD RI untuk ditindaklanjuti.

''Pertemuan ini penting untuk menyerap aspirasi dari LAM Riau. Tanggal 12 akan ke Pelalawan, tanggal 13 ke Siak, dan tanggal 14 ke Rokan Hilir. Semuanya itu dalam rangka menyerap aspirasi dari daerah asal pemilihan. Aspirasi ini nanti akan dibahas sesuai senator yang membidangi,'' kata Gafar.

Mantan Kakanwil Depag Riau inipun mengatakan, kewenangan DPD ini tidak sama dengan DPR RI. Memang sebutnya, secara keanggotan memiliki kewenanganya yang sama, namun secara kelembagaan sudah ada patok-patok yang ditetapkan.

Di kesempatan itu Gafar menjelaskan, LAM Riau cukup dihormati menjadi pegangan kaum, terutama mengenai hak-hak ulayat. Karena itu kehadiran DPD RI selain melapor selaku wakil masyarakat ditingkat pusat juga menyerap aspirasi LAM yang bisa diperjuangkan di tingkat pusat khususnya dalam regulasi yang berkaitan dengan penguatan fungsi dan kedudukan LAMR.

''Semuanya itu sudah kita inventarisasi dari hasil pertemuan tadi. Baik mengenai hak-hak ulayat hingga menyelesaikan masalah rakyat dengan perusahaan,'' kata Gafar.

Ditempat yang sama, Ketua Umum MKA LAM Riau H Tennas Effendy mengatakan, dengan adanya reses dilakukan DPD RI tentu banyak hal yang disampaikannya jajaran pengurus LAM Riau. Namun, semuanya itu kata tokoh masyarakat Riau ini, berpulang ke perjuangan yang dilakukan anggota DPD RI dari Riau.

''Karena kami tahu, DPD RI ini memiliki hubungan ke pusat. Dan selama ini kami merasa hubungan yang jarang. Bahkan, belum ada kontak pribadi. Banyak masalah di Riau yang perlu pembahasan dari bapak dan ibu di DPD RI khusus wakil asal Provinsi Riau,'' katanya.

Kedepan diharapkan, kata Tennas ada lagi pertemuan secara rutin untuk menginventarisir dan mengevaluasi masalah khususnya yang menyangkut adat,'' harapnya. (rdi)