JAKARTA, GORIAU.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Leo Nababan memprotes langkah Komisi Pemberantasan Korupsi yang menggeledah ruangan Ketua FPG Setya Novanto dan anggota FPG Kahar Muzakir. Menurut Leo, tindakan KPK itu lucu karena keduanya masih sebatas saksi kasus PON Riau.
"Golkar protes keras karena kalau tersangka digeledah gak apa-apa. Ini harus equal, harus sama. Siapa pun melihat ini lucu. Mereka ini kan anggota DPR," kata Leo kepada Metrotvnews.com sebagaimana dikutip GoRiau.com, Selasa (19/3/2013).
Leo mempertanyakan mengapa KPK tidak melakukan langkah yang sama kepada saksi kasus dugaan korupsi lainnya. Mestinya KPK menegakan asas persamaan di mata hukum.
"Jadi kenapa ada target-target tertentu. Kami mencurigai ada apa-apa," kata Leo.
Golkar mungkin tak masalah jika status Setya dan Kahar adalah tersangka. Tapi keduanya adalah saksi dari Rusli Zainal.
"Tapi kami menganut asas praduga tak bersalah. Golkar akan ikuti aturan berlaku," kata Leo.
Walau begitu, Golkar akan menyerahkan kasus para kadernya pada proses hukum. "Tapi masa parpol lain tidak dapat perlakuan gitu," kata Leo. (mtv)


