PEKANBARU - Sihandri, Penjabat (Pj) Kepala Desa Seberang Sungai menjadi korban pencurian pecah kaca mobil usai mengambil dana desa di Bank Riau Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi Riau, Rabu (28/8) sekitar pukul 10.30 Wib.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP M Mustofa mengatakan, peristiwa itu terjadi di Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar, tepatnya di lingkungan SMAN 1 Gunung Toar. Sihandri berhenti dan memarkirkan mobil Kijang Innova BM 1096 KN yang digunakannya untuk menjumpai guru di situ.

“Sekitar 5 menit kemudian, korban melihat keluar arah mobil yang diparkir. Dia melihat ada pengendara sepeda motor besar yang menggunakan jaket dan helm dari arah dekat mobil korban terparkir,” kata Mutsofa kepada GoRiau.com.

Merasa ada yang janggal, korban langsung mengecek mobilnya dan melihat dijumpai kaca mobil sebelah kiri bagian belakang Innova yang diparkirkan korban  dalam keadaan pecah. Bahkan, uang dana desa sebesar  Rp 190.000.000 juta di mobil itu lenyap.

“Uang itu Rp 190 juta itu baru diambil dari Bank Riau, yang diletakan di dalam tas ransel warna hitam dengan merk UGM (Universitas Gajah Mada) yang diletakan di bangku belakang. Korban mengaku uang itu dibawa kabur oleh pelaku,” jelas Mustofa.

Kemudian korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuantan Mudik agar diselidiki polisi. Dua orang pelajar yang berada di lokasi dimintai keterangannya oleh polisi.

“Petugas sedang menyelidiki kasus ini, sejumlah saksi kita periksa termasuk korban. Duit itu katanya merupakan uang negara untuk dana desa,” tegas Mustofa. (gs1)