JAKARTA -- Seorang perawat di California, Amerika Serikat, terkonfirmasi positif Covid-19 sepekan setelah dirinya mendapatkan suntikan vaksin virus corona.

Dikutip dari Tempo.co yang melansir ABC News, perawat bernama Matthew W berusia 54 tahun yang bekerja di rumah sakit lokal itu menerima suntikan vaksin virus corona buatan Pfizer Inc.

Dalam unggahannya di Facebook pada 18 Desember 2020, Matthew menceritakan dia mendapat suntik vaksin virus corona buatan Pfizer. Lengan yang disuntik vaksin itu terasa nyeri seharian, namun tidak ada efek samping lain.

Sekitar enam hari kemudian atau persisnya pada malam Natal, Matthew mulai merasa tak enak badan sepulang kerja di unit penanganan Covid-19. Ketika itu, dia mulai demam menggigil, disusul dengan nyeri otot dan kelelahan.

Dia lalu mendatangi sebuah tempat semacam drive-thru, di mana orang bisa melakukan tes virus corona tanpa harus turun dari mobil. Secara mengejutkan, sehari setelah perayaan Natal dia mendapat kabar bahwa hasil tes memperlihatkan dia positif Covid-19   

Christian Ramers, ahli bidang penyakit menular dari Pusat Kesehatan Keluarga di San Diego, mengatakan kejadian semacam ini sungguh diluar perkiraan.

''Kami tahu dari uji coba klinis vaksin, dibutuhkan waktu sekitar 10 – 14 hari bagi tubuh untuk mengembangkan perlindungan diri dari vaksin,'' kata Ramers.

Rames memperkirakan pada suntikan dosis pertama, seseorang diberikan sekitar 50 persen (perlindungan) dan orang tersebut membutuhkan suntikan dosis kedua agar tubuh bisa mendapat 95 persen (perlindungan).***