PEKANBARU - Kepulangan jemaah haji Provinsi Riau kloter pertama diwarnai dinamika pergeseran waktu terbang. Rombongan yang tergabung dalam Kloter BTH 03 ini sempat mengalami penundaan jadwal keberangkatan dari Arab Saudi sebelum akhirnya menyentuh landasan Bandara Hang Nadim Batam dengan selamat, Kamis (4/6/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon membenarkan adanya perubahan skema waktu yang ditetapkan oleh maskapai Saudi Airlines. Para jemaah yang mulanya dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah pukul 02.25 Waktu Arab Saudi (WAS), baru bisa lepas landas satu jam kemudian, tepatnya pukul 03.37 WAS.
"Alhamdulillah, jemaah haji pertama Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 03 telah tiba dengan selamat di Tanah Air. Meskipun terjadi penyesuaian jadwal penerbangan, pihak maskapai Saudi Airlines telah menyampaikan informasi tersebut kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Batam," ujar Defizon.
Kembali Utuh ke Tanah Air
Pergeseran jadwal tersebut dipastikan tidak mengganggu kondisi kesehatan maupun pelayanan jemaah selama perjalanan. Rombongan berhasil mendarat di Tanah Air tepat pukul 16.53 WIB dengan formasi anggota yang lengkap.
"Jemaah Kloter BTH 03 kembali secara utuh. Jumlah saat kepulangan sama dengan saat keberangkatan, yakni 443 orang," tegasnya.
Defizon juga merinci bahwa kloter yang mayoritas berisi jemaah dan petugas haji asal Riau ini turut membawa titipan dua jemaah tanazul asal Provinsi Kalimantan Barat yang digabungkan dalam satu pesawat.
Fokus Pemulangan ke Pekanbaru
Pendaratan Kloter BTH 03 ini sekaligus menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Riau untuk musim haji 1447 H/2026 M. Usai melewati prosesi kedatangan di Debarkasi Batam, tongkat estafet penanganan jemaah langsung diserahkan kepada panitia daerah.
Seluruh anggota Kloter BTH 03 yang merupakan warga Kota Pekanbaru ini diarahkan menuju Asrama Haji Batam untuk proses pemulihan fisik sebelum melanjutkan perjalanan udara rute domestik.
"Setelah tiba di Debarkasi Batam, jemaah menjadi tanggung jawab PPIH daerah masing-masing. Untuk Kloter BTH 03, seluruh jemaah berasal dari Kota Pekanbaru. Setelah menginap satu malam di Asrama Haji Batam, keesokan harinya jemaah akan diterbangkan ke Pekanbaru melalui beberapa penerbangan," tutup Defizon. ***


