PEKANBARU - Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menyabet opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-15 kalinya turut diwarnai pesan tegas dari kepala daerah. Bupati Siak, Dr Afni Zulkifli, MSi mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk tidak terlena dengan prestasi tersebut, Kamis (18/6/2026).

Dalam arahannya, pimpinan daerah tersebut menegaskan bahwa capaian memuaskan ini bukanlah garis akhir. Ia menyoroti masih adanya sejumlah tindak lanjut rekomendasi dari lembaga pemeriksa yang membutuhkan penyelesaian segera sebagai syarat utama perbaikan tata kelola.

"Namun kita jangan berpuas hati. Karena masih banyak kewajiban untuk menyelesaikan ataupun menjawab rekomendasi-rekomendasi yang diberikan. Sekali lagi terima kasih dan tetap semangat untuk kita semua," ungkap Afni.

Penyelesaian rekomendasi BPK RI dinilai sebagai bagian krusial dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan uang rakyat. Evaluasi tetap berjalan meski status laporan keuangan daerah telah mendapat predikat tertinggi tanpa pengecualian.

Sikap kehati-hatian yang ditunjukkan menegaskan bahwa fokus utama pemerintahan tidak sekadar mengejar sertifikat atau penghargaan semata. Pengelolaan keuangan di daerah tersebut dituntut untuk selalu bersih, rapi, dan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. ***