PEKANBARU – Akibat PSPS gagal ''mengendalikan' para pendukung setianya, Pemprov Riau rugi lebih Rp100 juta akibat rusaknya bangku Stadion Utama saat pertandingan melawan PSMS Medan.

Seperti diketahui, saat menjamu PSMS, Kamis (22/9/2022), terjadi pembakaran kursi - kursi stadion oleh para suporter karena kecewa dengan permainan PSPS. Kericuhan terjadi pada awal babak kedua, dimana PSPS tertinggal 1-4. Namun pertandingan akhirnya bisa dilanjutkan sehingga skor menjadi 3-4 pada akhirnya babak kedua.

Total bangku yang rusak 579 kursi. Jika perkiraan harga kursi setelah penyusutan Rp200 ribu per unit maka total kerugian mencapai Rp115 juta. Harga tersebut bukan harga awal saat pembelian, karena saat dibangun tahun 2012, harga per kursi diatas Rp500 ribu per unit.

''Total kursi yang rusak 579 unit. Namun kami tidak menghitung berapa nilainya, karena itu pengadaan lama tahun 2012. Yang jelas jumlah yang rusak sebanyak itu,'' ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau Boby Rahmat menjawab GoRiau.com, Sabtu (24/9/2022).

Boby mengaku sudah menyurati PSPS untuk bertanggungjawab terhadap kerusakan yang terjadi. Namun sampai saat ini belum ada jawaban resmi dari tim.

''Selama belum diselesaikan. Pemakaian Stadion Utama Riau dihentikan sementara. Penghentian dilakukan untuk seluruhnya baik latihan maupun pertandingan,'' tambahnya.

Seperti diketahui, sebagai tim peserta liga, PSPS wajib menjamin keamanan seluruh kegiatan baik perangkat pertandingan hingga sarana dan prasarana yang ada. Jaminan tersebut diaplikasikan dengan dibangunnya kerjasama dengan aparat keamanan baik kepolisian, Satpol PP atau lembaga lain. ***