BAGAN SIAPIAPI - Jajaran Kepolisian Resor Rokan Hilir bersama aparat gabungan menggelar apel kesiapan pengamanan guna menyambut event nasional ritual Bakar Tongkang 2026. Pengecekan kesiapan pasukan ini berlangsung di depan Asrama Polsek Bangko, Jalan Perwira, Kota Bagan Siapiapi, Selasa (30/6/2026).
Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, SIK MH. Turut hadir dalam barisan apel jajaran pejabat utama Polres Rokan Hilir, personel Polda Riau, prajurit TNI, personel Satpol PP, serta unsur pengamanan daerah lainnya yang siap diterjunkan selama rangkaian acara budaya berlangsung.
Dalam arahannya, Kapolres Rokan Hilir menegaskan bahwa perayaan Bakar Tongkang adalah agenda tahunan yang telah menjadi ikon pariwisata andalan Rokan Hilir dengan daya tarik hingga ke mancanegara. Setiap personel dituntut untuk menjalankan tugas pengamanan dengan mengedepankan sikap profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.
"Bakar Tongkang merupakan kebanggaan masyarakat Bagansiapiapi dan telah menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang dikenal luas. Untuk itu, seluruh personel harus memberikan pengamanan terbaik agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni.
Mengingat kondisi cuaca pesisir yang dinamis, personel pengamanan diingatkan untuk senantiasa menjaga kondisi fisik dan stamina. Seluruh jajaran gabungan diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap beragam potensi gangguan keamanan, sembari memperkuat koordinasi lintas instansi, jelasnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Rokan Hilir, Kompol Eduard Pardosi, SH menekankan agar seluruh personel lapangan tetap fokus selama menjalankan mandat pengamanan. Ia secara tegas melarang seluruh anggota menggunakan telepon genggam saat sedang bertugas melakukan pengamanan di tengah keramaian.
Tim Opsnal juga diminta bekerja secara proaktif dalam melakukan pemantauan dan deteksi dini terhadap sekecil apa pun potensi gangguan, khususnya terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian kendaraan bermotor, urainya.
Setelah apel pasukan selesai, kegiatan operasional dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang berlokasi di Pendopo Polsek Bangko. Sesi strategis ini sangat penting sebagai sarana memantapkan pola pengamanan dan menyamakan persepsi tindakan dari seluruh personel yang terlibat di lapangan.
Pengerahan personel dalam skala besar ini dirancang guna memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara, mulai dari kegiatan ritual keagamaan, pentas hiburan rakyat, hingga tiba pada puncak prosesi pembakaran tongkang. Setiap anggota yang dikerahkan diwajibkan memahami fungsi dan tanggung jawab masing-masing sesuai pembagian area atau ploting yang telah ditetapkan, tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi maksimal, Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda Riau ditugaskan untuk melakukan sterilisasi berlapis di berbagai titik pusat keramaian. Setelah proses sterilisasi rampung, lokasi wisata budaya tersebut akan dijaga secara berlapis hingga seluruh perayaan berakhir, memastikan kenyamanan penuh bagi warga lokal dan para wisatawan. ***


