SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak mengajukan permohonan bantuan dana perbaikan Istana Siak Sri Indrapura kepada pemerintah pusat melalui instrumen legislatif. Kebutuhan anggaran restorasi bangunan bersejarah peninggalan Kesultanan Siak tersebut diperkirakan mencapai Rp10 miliar hingga Rp20 miliar.
Permintaan ini disampaikan langsung oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli saat mendampingi kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI yang dipimpin oleh Hetifah Sjaifudian, Rabu (22/7/2026). Afni menjelaskan bahwa kondisi fisik bangunan peninggalan pahlawan nasional Sultan Syarif Kasim II itu saat ini membutuhkan penanganan teknis segera, terutama pada bagian struktur material kayu.
Saat meninjau lokasi, pengunjung beserta rombongan wakil rakyat tidak diizinkan untuk mengakses lantai dua istana yang menyimpan berbagai artefak penting kerajaan. Pembatasan akses ini diberlakukan karena kondisi lantai kayu penyangga yang sudah mengalami pelapukan, sehingga dinilai berisiko terhadap keselamatan jika harus menahan beban pijakan pengunjung dalam jumlah banyak.
"Di lantai dua masih banyak tersimpan artefak peninggalan Kerajaan Siak yang sangat berharga. Namun kondisinya terpaksa kita batasi, lantainya sudah lapuk dan kita tidak ingin mengambil risiko kekuatan strukturnya menahan beban," terang Afni.
Pemerintah daerah mengalkulasi bahwa pemugaran bangunan secara menyeluruh sangat bergantung pada suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kucuran dana tahap awal senilai Rp3,5 miliar dari Kementerian Kebudayaan tahun 2026 dinilai masih belum mencukupi total estimasi kebutuhan perbaikan fisik.
"Kami sangat berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat untuk merenovasi Istana Siak. Bangunan ini memiliki nilai sejarah yang luar biasa karena masih menyimpan berbagai peninggalan Kesultanan Siak yang harus dijaga untuk generasi mendatang," harapnya.
Sebelum melakukan peninjauan kondisi fisik istana peninggalan kesultanan Melayu tersebut, rombongan Komisi X DPR RI melaksanakan serangkaian agenda kerja di wilayah Kabupaten Siak. Para anggota dewan melihat langsung hasil revitalisasi SDN 001 Kampung Benteng Hulu di Kecamatan Mempura, mengikuti tradisi makan beranyut di aliran Sungai Siak, serta melakukan ziarah ke Masjid Sahabuddin dan Kompleks Makam Sultan Syarif Kasim II. ***


