BAGANSIAPIAPI - Kapal patroli UPT Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Wilayah III Bagansiapiapi Rokan Hilir Riau, Rabu (15/7/2020) mengamankan satu kapal nelayan karena mempergunakan pukat trail trawl di Perairan Sinaboi.

Kapal yang diamankan adalah milik Ngatiman (38) yang dinakodai Rahmad (27), warga Kepenghuluan Raja Bejamu Kecamatan Sinaboi. Kapal akhirnya ditarik ke dermaga Kantor UPT PSKDP Wilayah III Pelabuhan Bagansiapiapi bersama barang bukti berupa dua utas pukat dan 50 kilogram ikan segar campuran hasil tangkapan.

Kepala UPT Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan ( PSDKP) Wilayah III, Hermanto SPi, Kamis (16/7/2020) menjelaskan, awalnya tim menerima informasi bahwa ada nelayan yang menggunakan pukat trawl dan melanggar aturan pemerintah.

''Dapat informasi, kami patroli di perairan Sinaboi, hingga akhirnya memperogoki kapal kayu di bawah 3 gros tonase yang mempergunakan pukat trawl,'' jelas Hermanto.

Kapal dan barang bukti akhirnya digiring ke Dermaga UPT PSDKP Bagansiapiapi.

Namun karena pelaku merupakan nelayan warga lokal maka dilakukan upaya pembinaan dan pihaknya merampas pukat trawl untuk dimusnahkan.

''Kami lakukan pembinaan, pukat kami rampas, digudangkan,'' bebernya.

Alasan lain, Ngatiman (38) dan Rahmad (27) yang merupakan nelayan kecil mempergunakan kapal ukuran di bawah 10 GT.

Ngatiman (38), Rahmad (27) dan 2 ABK lain mengaku menyesal mempergunakan pukat  trawl. ''Baru dua kali digunakan  sudah tertangkap, kami menyesal,'' kata Ngatiman dan Rahmad.

Hermanto SPi menghimbau nelayan  tidak mempergunakan alat tangkap terlarang karena ada sanksi hukum jika dilanggar. ***