DUMAI –Pasukan TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 48,54 kilogram sabu di perairan Kuala Parit Paman, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai, Kota Dumai, Riau, Kamis (5/6/2025). Saat dilakukan pengejaran, pelaku sempat menabrak kapal aparat dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai.

Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris mengatakan, dalam penangkapan itu pihaknya membagi Tim F1QR menjadi dua kelompok.

13 personel diturunkan ke laut, sementara 7 personel lainnya mengamankan jalur darat yang dicurigai menjadi titik pendaratan di pesisir Pantai Mundam, Kecamatan Medang Kampai.

“Tim laut melakukan penyekatan, sedangkan tim darat mengawasi jalur-jalur tikus di daratan,” jelasnya melalui keterangan resmi, Selasa (10/6/2025).

Beberapa saat setelah turun, tim mendeteksi keberadaan speedboat yang melaju dengan kecepatan rendah di sekitar lokasi penyergapan. Ketika hendak dihentikan, kapal tersebut justru mempercepat laju dan melakukan manuver zig-zag.

“Speedboat pelaku sempat menabrak kapal patroli milik TNI AL hingga bagian haluan pecah dan tenggelam,” ungkap Abdul Haris.

Dalam pengejaran itu, terduga pelaku membuang dua ransel ke laut sebelum berhasil melarikan diri. Saat dilakukan pencarian, dua ransel tersebut berhasil ditemukan dan berisi 44 bungkus kemasan sabu. Setelah ditimbang di Kantor Bea Cukai Dumai, total beratnya mencapai 48,54 kilogram.

“Nilai barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp72,81 miliar. Jumlah ini setara dengan penyelamatan sekitar 242.700 jiwa dari bahaya narkoba,” urainya.

Hingga kini, pelaku penyelundupan masih dalam pengejaran oleh tim gabungan TNI AL dan aparat terkait. ***