JAKARTA – Angin segar datang dari penanganan pascabencana di wilayah Sumatera. Pemerintah mengklaim hampir seluruh pengungsi yang terdampak musibah kini telah meninggalkan tenda-tenda darurat dan beralih ke tempat bernaung yang jauh lebih layak.
Kabar melegakan ini disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, yang juga bertindak selaku pimpinan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Berdasarkan data mutakhir pemerintah, sekitar 99,96 persen warga terdampak telah sukses dievakuasi menuju hunian sementara (huntara). Pencapaian luar biasa ini tergambar jelas dari perbandingan drastis antara jumlah pengungsi di masa puncak bencana pada akhir 2025 lalu dengan kondisi riil di lapangan saat ini.
“Bagaimana kita menghitungnya? Ya, hitung saja 171 orang saat ini dibagi 2,1 juta pada data 2 Desember saat masih mengungsi. Itu kurang lebih 0,0008 persen, sehingga bisa dikatakan 99,96 persen sudah tidak ada lagi di tenda,” urai Tito.
Kendati memaparkan data yang diklaim sangat positif, Tito bersikap realistis dan menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mendeklarasikan keberhasilan evakuasi mencapai angka bulat 100 persen. Ia mengakui dengan gamblang bahwa masih ada sebagian kecil masyarakat yang terpaksa bertahan di tenda darurat akibat sejumlah rintangan teknis.
“Makanya ada kata-kata hampir atau mendekati 100 persen. Kita tidak mengklaim 100 persen,” tegasnya.
Lebih rinci, Mendagri menjelaskan bahwa sisa pengungsi yang belum direlokasi mayoritas berada di kawasan pedalaman dengan medan dan akses geografis yang teramat sulit ditembus. Di sisi lain, dinamika sosial di lapangan juga menunjukkan adanya kelompok warga yang memiliki preferensi berbeda terkait tempat tinggal pascabencana.
“Masih ada 26 orang karena tingkat kesulitan pembukaan jalan dari pedalaman. Selain itu, ada 17 orang yang tidak ingin tinggal di huntara dan akhirnya dibangunkan langsung huntap (hunian tetap). Ini solusinya,” pungkas Tito menutup penjelasannya.***


