PEKANBARU -- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koperasi Mahasiswa Universitas Riau (Kopma Unri) menggelar cooperative class secara terbuka untuk anggota Kopma Unri dan mahasiswa di lingkungan Unri, Sabtu ( 31/11/2020 ) siang.


Cooperative class bertemakan ''Fungsi dan Pola Manajemen Koperasi'' ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya perkoperasian serta untuk menumbuhkan minat dan partisipasi mahasiswa mempelajari lebih dalam tentang koperasi yang ada di lingkungan Unri.

Cooperative class ini dilaksanakan melalui aplikasi Google Meet ini menghadirkan narasumber M Yogi Riantama Isjoni, SE MM, dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Unri. Dalam pemaparannya, Yogi mengatakan, manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian serta pengendalian untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Lanjut Yogie, manajemen dalam perkoperasian itu sangatlah penting. Sebab, dengan adanya menajemen, maka koperasi, termasuk koperasi di kampus bisa mengendai kebijakan yang ada dengan terorganisir.

Dijelaskan Yogi, adapun fungsi manajemen dalam koperasi terdiri dari planning, organizing, actuating, controlling (POAC). Manajemen perkoperasian pada intinya mengupayakan kepemimpinan koperasi bagi anggota dan pengurus terpilih dalam pengembangan kebijakan dan strategi yang akan memberdayakan koperasi dalam mewujudkan cita-cita atau tujuannya dengan berpedoman pada empat fungsi.

''Dengan melaksanakn fungsi-fungsi manajemen itulah sebuah koperasi akan dapat mencapai tujuan mulianya secara efektif,'' ujarnya.

Adapun koperasi berdasarkan pola manajemen bertujuan untuk meningkatkan koperasi menjadi lebih baik serta mampu mencapai tujuan koperasi tersebut dengan efisien.

Pola manajemen koperasi terdiri dari rapat anggota, pengurus, dan pengawas. Rapat anggota bertugas menetapkan anggaran dasar, membuat kebijaksanaan umum, mengangkat/memberhentikan pengurus dan pengawas. Pengurus koperasi bertugas memimpin koperasi dan usaha koperasi sedangkan pengawas tugasnya mengawasi jalannya koperasi.

''Jika kita mengalami kegagalan dalam berorganisasi maka kita harus mencari tahu dulu sebab dari permasalahan tersebut. Karena, baik itu dari segi fungsi maupun pola manajemen tidak mungkin ada masalah jika tidak ada penyebabnya. Jika kita sudah tahu apa sebab dari kegagalan tersebut maka kita harus mencarikan solusi terbaik untuk memecahkan masalah agar kegagalan serupa tidak terjadi lagi,'' ucapnya.

Yogi mengimbau seluruh mahasiswa Unri bisa bergabung, serta mampu berpartisipasi aktif dalam koperasi yang ada di lingkungan Unri.

''Agar pemimpin dapat menghandle atau sejalan dengan anggotanya, maka bisa dilakukan dengan cara mendekatkan diri pada anggotanya serta sebagai pemimpin juga harus tahu apa saja kemampuan dari tiap-tiap anggotanya dan mencari tahu pemikiran-pemikiran tiap anggotanya. Jika ingin suatu organisasi berjalan dengan baik dan efektif, seorang pemimpin harus mengetahui juga isi hati dari para anggotanya agar dapat bekerja sama. Seorang pemimpin, jika ingin melakukan recruitment haruslah membuka secara luas,'' tutup Yogi.rls