JAKARTA - Politikus Fahri Hamzah sedang mengemas semua barang-barang pribadi dari ruang kerjanya. Sebab, ia segera menyelesaikan masa tugasnya sebagai wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mulai pekan depan.

Ruangannya berada di lantai 4 gedung Nusantara 3 kompleks Parlemen, Fahri mengaku bahwa tidak ada barang milik negara satu pun yang dibawanya pulang. Walaupun hanya sendok atau keset sekalipun.

"Harta benda teridentifikasi semua. Sendok milik negara enggak ada yang terbawa. Enggak boleh itu. Enggak boleh ada keset, yang punya negara enggak boleh. Tapi milik saya mungkin boleh saja tertinggal. Yang penting enggak boleh ada milik negara pindah ke rumah saya," kata Fahri.

Awak media diberikan kesempatan menyambangi ruangan milik mantan aktivis 98 tersebut. Tampak memang ruangan tersebut memang sudah dirapikan. Tak tampak lagi buku-buku berderet di rak. Hanya tersisa lemari, sofa, meja, kursi, dan satu televisi besar untuk Fahri karena masih memantau media sosial.

"Memang penting untuk sekadar duduk dan merayakan perpisahan karena saya bukan saja tak menjadi wakil ketua DPR tapi tak jadi anggota karena saya tak calonkan diri kembali," ungkap Fahri.

Ia menambahkan mulai Senin pekan depan semua barang akan dibereskan sampai selesai. Bahkan sejak enam bulan lalu ia sudah menyiapkan boks yang diberi kategori mulai dari hal keuangan hingga administrasi. Barang-barang dia angkut bertahap.***