PEKANBARU - Komisi II DPRD Riau memastikan akan terus mengejar perusahaan asal Korea, PT Inecda Plantation yang diduga melakukan tindak pidana penipuan dalam perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaannya.

Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Sugianto, mengungkapkan, dari dua kali hearing yang dilakukan pihaknya dengan masyarakat tempatan, diketahui ada dokumen yang dipalsukan sebagai syarat perpanjangan HGU.

Dokumen yang dimaksudnya adalah dokumen persetujuan masyarakat di Desa Talang Suka Maju, Indragiri Hulu untuk perpanjangan HGU sampai tahun 2035 tersebut.

"Pengakuan masyarakat disana, masyarakat di pinggir desa saja mereka tidak tahu ada perpanjangan, akhirnya mereka ditinggal, padahal ketika perpanjangan harusnya ada hak masyarakat 20 persen," ujar Politisi PKB ini, Selasa (14/9/2021).

Dengan data-data tersebut, Sugi menambahkan pihaknya dalam waktu dekat akan turun langsung ke lapangan. Sebab, jika dokumen yang dipalsukan tersebut memang terbukti benar, maka ada hukuman pidana.

"Ini harus diselesaikan, mereka ini Penanaman Modal Asing (PMA), Warga Negara Asing (WNA) Korea, mau menipu pula. Ini kita harus serius. Inecda, jangan tenang-tenang saja. Kita akan turun ke lapangan, untuk penegak hukum jangan mau diiming-imingi apapun. Kalau memang terbukti penjarakan segera," tegasnya. ***